Teater Ubrug Siap Pentas di SMP Pandeglang

BANTEN72-Teater Ubrug  adalah sebuah bentuk teater tradisional yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Teater ini menggabungkan unsur-unsur drama, lawakan, musik, tari, dan nyanyian dalam satu pertunjukan.

Cerita yang dimainkan biasanya bertemakan kehidupan sehari-hari dan sering mengandalkan komedi untuk menghibur penonton. Musik pengiringnya pun masih menggunakan alat-alat tradisional, untuk pertunjukan biasanya dilakukan di tempat terbuka seperti lapangan, panggung sederhana atau halaman rumah dengan peralatan seadanya.

Sebuah komunitas di Pandeglang  yaitu Tuturus akan menggelar acara seni teater ubrug yang akan dilaksanakan tanggal 30 Januari 2025 di SMP 1 Pandeglang. “Tuturus itu sebuah komunitas dari kelompok orang yang memiliki minat dan bakat  di bidang kesenian dan sudah berdiri sejak tahun 2023 hingga sekarang, yang memang fokus pada kegiatan kebudayaan serta sosialisasi pada masyarakat,” ungkap Bintang selaku ketua dari Tuturus, Jumat (24/1/2025)

Baca juga:  Festival Maulid Kota Tangerang, Hadirkan Ka’bah Metaverse

Menurut Bintang, tujuan acara ini dibuat adalah untuk meningkatkan minat serta rasa kecintaan anak muda pada tradisi budaya daerah khususnya dalam kesenian.

“Di zaman sekarang ini kesenian budaya semakin jarang ditemukan karena persaingan dengan hiburan modern, maka dari itu saya dan rekan-rekan saya membuat acara ini,” ucapnya.

Rencananya acara ini juga akan tampil di beberapa sekolah di Pandeglang. Selain pertunjukan ubrug, acara ini juga diramaikan dengan bazar yang diisi oleh UKM dari Pandeglang dan sekitarnya.

Baca juga:  Aktivis Sebut Pemicu KDRT Terbanyak Akibat Perselingkuhan

Dalam wawancaranya pada Jumat 24 Januari 2025, Bintang mengungkapkan bahwa acara ini terbuka untuk umum dan tidak ada biaya registrasi.

“Di acara ini kita tidak ada biaya registrasi, tetapi kita akan menyiapkan kotak apresiasi seikhlasnya aja,” ujarnya.

Selain itu, Bintang juga mengungkapkan kendala selama proses latihan. “Namanya juga acara kan ya pasti ada aja kendalanya, kendala di sini itu adalah di mana pemeran yang terlibat rata-rata adalah orang diluar Pandeglang dan masing-masing ada yang mempunyai jadwal padat dari perkuliahan,” katanya.

Baca juga:  Komisi III DPRD Pandeglang Dorong Percepatan Pembangunan

Bintang selaku ketua komunitas berharap acara ini bisa mengedukasi dan memberikan hiburan kepada khalayak terkhusus anak muda terhadap seni budaya di Banten. (Qanitah Salmah)

Komentar