BANTEN72 –Buku berjudul Irna Dimyati – Perempuan Humanis Inspiratif yang ditulis oleh Eko Supriatno, mengungkap sisi-sisi inspiratif seorang pemimpin perempuan yang telah membawa perubahan besar di daerah yang dikenal dengan julukan Sejuta Santri, Seribu Kyai. Buku ini tidak hanya menceritakan kisah sukses kepemimpinan Irna, tetapi juga menggali bagaimana Irna mampu mengubah Pandeglang menjadi daerah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
Dalam buku ini, pembaca akan dibawa untuk mengenal lebih dalam bagaimana Irna memimpin dengan prinsip-prinsip kemanusiaan, kesetaraan, dan keberlanjutan. Kepemimpinan beliau tidak hanya menghasilkan kebijakan strategis di sektor pemerintahan, tetapi juga membawa dampak langsung dalam pemberdayaan ekonomi dan pembangunan sosial masyarakat. Melalui kepemimpinan berbasis empati dan keberanian, Ibu Irna menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berbasis nilai-nilai kemanusiaan dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan.
Buku ini juga menampilkan berbagai testimoni dari kepala dinas dan pejabat daerah yang merasakan dampak positif dari kebijakan beliau. Mereka menceritakan bagaimana kebijakan-kebijakan tersebut berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pandeglang.
Sejak memimpin, Irna fokus pada pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan penguatan tata kelola pemerintahan. Dengan kebijakan pemberdayaan UMKM dan pengelolaan pariwisata berbasis potensi lokal, beliau berhasil menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing daerah, dan memajukan ekonomi Kabupaten Pandeglang.
Buku ini juga mengulas kebijakan inovatif lainnya yang dicanangkan oleh Irna, seperti pengelolaan sampah yang menjadi sumber ekonomi dan pemberdayaan perempuan dalam dunia kerja serta politik. Kepemimpinan beliau yang humanis berfokus pada kesejahteraan masyarakat dengan langkah-langkah strategis yang memberikan dampak jangka panjang.
Salah satu pencapaian besar yang dipaparkan dalam buku ini adalah transformasi dalam pelayanan publik. Sebelumnya, proses administrasi di Pandeglang menghadapi kendala birokrasi yang rumit. Namun, di bawah kepemimpinan Irna, pelayanan publik berhasil diubah menjadi lebih cepat, mudah, dan terintegrasi. Terobosan seperti peluncuran Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital menjadi bukti nyata komitmen Ibu Irna dalam mempermudah akses layanan bagi masyarakat.
Buku ini juga mengungkap bagaimana Ibu Irna berkomitmen untuk memberdayakan perempuan dan pelaku ekonomi lokal. Kebijakan pemberdayaan UMKM yang Irna terapkan memberikan peluang lebih bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, menjadikan Pandeglang lebih produktif dan berdaya saing.
Di bawah kepemimpinan Irna, sektor pariwisata juga mengalami kemajuan pesat. Irna memastikan bahwa sektor ini berkembang secara berkelanjutan, memberikan keuntungan bagi perekonomian lokal sambil menjaga kelestarian budaya.
Kepemimpinan Irna yang visioner dan humanis mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik hingga pejabat daerah. Prof. Dr. Lili Romli, ahli riset politik di BRIN, menilai buku ini sebagai sumber inspirasi yang dapat memotivasi para pemimpin masa depan.
Buku ini juga mendapat apresiasi dari Hj. Rd. Dewi Setiani, Bupati Pandeglang terpilih periode 2025-2030. “Buku ini mengungkap kisah yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga membuka wawasan tentang kepemimpinan yang penuh empati,” ujarnya.
Selain itu, hampir 27 kepala dinas dan pejabat daerah di Pandeglang juga memberikan testimoni positif mengenai dampak besar dari kebijakan Irna dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dari sektor pendidikan hingga pelayanan kesehatan.
Selama memimpin, Irna menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan anggaran dan kondisi geografis yang mempengaruhi aksesibilitas dan pembangunan. Namun, dengan kebijakan yang tepat dan kerja sama dengan berbagai pihak, beliau berhasil mengatasi rintangan tersebut dan membawa Pandeglang menuju kemajuan yang lebih baik.
Buku ini juga menyoroti keteguhan hati dan keberanian Irna dalam menghadapi tantangan politik dan dinamika pemerintahan yang kompleks. Keberhasilan beliau menunjukkan bahwa pemimpin yang memiliki integritas, keberanian, dan kepedulian terhadap rakyat dapat menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Selain menjadi catatan sejarah, buku ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pemimpin di masa depan, terutama perempuan yang ingin mengikuti jejak kepemimpinan Ibu Irna. Lewat buku ini, pembaca akan memperoleh pelajaran berharga tentang bagaimana kepemimpinan berbasis kemanusiaan, kesetaraan, dan keberlanjutan dapat menciptakan dampak positif yang besar bagi masyarakat.
Dr. H. Sutoto, Kepala Bappeda Kabupaten Pandeglang, berharap buku ini dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi panduan bagi siapa saja yang ingin memimpin dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan. H. Ali Fahmi Sumanta, SH, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, menambahkan bahwa buku ini tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi yang dapat mendorong semangat perubahan untuk membawa kemajuan berkelanjutan.*






Komentar