Aneh, Ribuan Warga Kota Serang Masih Dolbon, Caleg Nasdem, Wibowo: Pemerintah Tidak Peka

BANTEN72 – Ribuan warga Kota Serang tercatat masih melakukan Dolbon (modol di kebun). Dolbon atau buang air besar di kebun dilakukan warga karena tidak adanya jamban atau Mandi, Cuci Kakus (MCK) di tempat tinggalnya.

Dari data Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kota Serang mencatat terdapat 7.500 rumah warga yang tidak memiliki jamban. Sehingga warga terpaksa Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di sekitar tempat tinggal mereka. Kondisi ini membuat Caleg Nasdem Kota Serang, Wibowo, bereaksi.

Baca juga:  Anggota DPRD Pandeglang Habibi Arafat Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Ancaman Hama Padi di Dapil 3

Menurut Wibowo, ini bentuk ketidakpekaan Pemerintah Kota Serang terhadap warganya. “Dijaman digital begini, masih ada masyarakat yang dolbon. Ini bentuk ketidakpekaan dari Pemerintah Kota Serang terhadap warganya,” ungkap Wibowo, Kamis (5/10/2023).

Sebagai Ibukota Provinsi Banten, seharusnya sudah tidak ada masyarakat Kota Serang yang dolbon. “Ini kan ibukota provinsi, seharusnya urusan-urusan begini sudah tidak ada lagi,” tegas caleg Nasdem nomor urut tujuh ini.

Baca juga:  KPU Selesai Gelar Pleno ,  Berikut Nama-Nama Caleg Siap-Siap Melenggang ke Kursi DPRD Pandeglang

Selain itu, Wibowo juga mempertanyakan program peningkatkan kesehatan masyarakat. Karena menurut Wibowo, bagaimana meningkatkan kesehatan kalau urusan dolbon saja belum selesai. “Urusan dolbon saja tidak selesai, bagaimana mau meningkatkan kesehatan masyatakat,” tanya Wibowo.

Wibowo menambahkan, dolbon itu sudah pasti tidak sehat terhadap diri sendiri dan orang lain. Praktik dolbon juga dapat mendatangkan berbagai penyakit diantaranya diare dan penyakit-penyakit lainnya. “Penyakit yang biasanya dialami masyarakat adalah diare karena penularanya lewat air. Belum lagi penyakit lainnya,” ujar Wibowo. (*)

Baca juga:  DPD Nasdem Pandeglang Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang 2024

Komentar