Program itu ternyata berdampak positif dan diadopsi ke tingkat nasional. Ketersediaan air bersih itu juga dalam rangka menekan tengkes.
“Program Manunggal Air ini sudah lama ada, dan tentunya sejalan dengan perintah Bapak Presiden untuk menanggulangi dampak Covid-19 di berbagai bidang,” tutur Jenderal Dudung di acara peresmian yang juga dihadiri Letjen Maruli Simanjuntak itu.
Adapun Moeldoko menjelaskan keterkaitan antara penurunan stunting dengan ketersediaan air bersih.
Mantan Panglima TNI itu menyebut air bersih berkontribusi hingga 40 persen terhadap penurunan angka stunting.
“Dengan adanya Program Manunggal Air ini, maka Pak Kasad beserta jajarannya mampu menurunkan prevalensi 40 persen secara keseluruhan penurunan stunting,” ujar Moeldoko.
Adapun Hasto Wardoyo mengagumi kiprah TNI dalam mempercepat penurunan stunting.
Mantan bupati Kulonprogo itu menjelaskan TNI tidak hanya menekan angka stunting melalui penyediaan air bersih, tetapi juga mengerahkan personelnya masuk ke dapur rumah warga.
“Kami melihat TNI juga meluncurkan Program Babinsa Masuk Dapur, itu luar biasa untuk menyelesaikan masalah stunting,” kata pejabat berlatar belakang dokter spesialis obstetri dan ginekologi itu.
Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) di bawah Ketua Umum Hariara Tambunan, SE., SH., MM. dan Ketua DPD Heri Hardiyansah ikut menghadiri acara Khitanan Massal dalam rangka”Peresmian Fasilitas Penggunaan Air Bersih, Program TNI AD Manunggal Air Tahun 2023″ dan Pencanangan Percepatan Penurunan Stunting di Lebak Pada Selasa, 25 Juli 2023.*








Komentar