Jaksa Agung ST Burhanuddin: Pers Berperan dalam Membangun Citra Penegakan Hukum

Menurut Burhanuddin, peran pers nasional tidak hanya bicara tentang kebebasan, akan tetapi juga mengendalikan, mengawasi, serta membina seluruh media yang kebablasan akibat era
digitalisasi saat ini.

Sebab apabila tidak dikendalikan dan diawasi, semua akan direpotkan dengan berbagai peretasan pemberitaan, peretasan data pribadi termasuk
media siluman alias abal-abal yang justru masif memberi opini negatif di masyarakat.

“Ketergantungan institusi khususnya penegak hukum seperti Kejaksaan dengan media tidak bisa dihindari, oleh karenanya kita harus bersinergi dengan media terverifikasi dan terkonfirmasi sebagai insan pers sehingga pemberitaan yang disebarluaskan bersifat positif, objektif, transparan, akuntabel, dan berkualitas sebab berita dengan sifat tersebut menjadi kebutuhan masyarakat,”ujarnya.

Baca juga:  Jaksa Agung: Hati Nurani Kedepankan Rasa Keadilan yang Hidup dalam Masyarakat

Jaksa Agung juga
menginstruksikan seluruh jajaran Kejaksaan untuk beradaptasi dengan dunia media digital yang begitu cepat berkembang, sehingga kata kuncinya adalah kolaborasi dan sinergi antara pers dan penegak hukum dalam rangka menciptakan iklim demokratisasi dan modernisasi, serta menjamin kebutuhan masyarakat akan berita yang positif dan akuntabel.

Selain itu, insan Adhiyaksa juga harus mampu beradaptasi dan mengimbangi teknologi yang berkembang di masyarakat. Agar bisa bekerja lebih mudah, cepat, tepat, dimana saja dan dari mana saja (Work From Anywhere), serta berkolaborasi dengan pers dalam hal ini insan media (jurnalis).

Baca juga:  Pemerintah Gencarkan Pencegahan Judi Daring Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

“Keberhasilan suatu institusi tidak lepas dari peran media dalam menyebarluaskan pemberitaan pada masyarakat dengan dilandasi objektivitas dan transparan, serta memberikan akses seluas-luasnya kepada media dan masyarakat terhadap kinerja Kejaksaan secara digitalisasi,”imbuhnya.

“Selamat Hari Pers Nasional, saya berharap insan pers menjadi bagian terpenting dalam pembangunan demokratisasi bangsa yang bermartabat dan berkualitas,”tandasnya. (Bt72)***

Komentar