BANTEN 72 – Acara halal bihalal atau silaturahmi yang dilaksanakan ba’da shalat isya di masjid Rodatul Amin yang diikuti oleh hampir seluruh warga Kampung Muncung baik kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda-pemudi dan anak-anak.
Acara halal bihalal atau silaturami yang dilaksanakan pada tanggal 11 April 2025 hari jumat malam sabtu ini di mulai sejak pukul 19:30 WIB, halal bihalal ini dihadiri oleh ketua RT 01, ketua RW 02 dan hampir seluruh warga Kampung Muncung Keluruhan Sumur Pecung Kota Serang.
Acara yang dipandu oleh Iyus Firdaus selaku MC diawali dengan pembukaan dengan bersama-sama membaca surat Alfatihah, dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori Ahmad Fauzan dan dilanjutkan dengan sabutan-sambutan.
Sambutan yang pertama dari ketua RW 02 Kampung Muncung Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang, dalam sambutannya Safrudin selaku ketua RW 02 menyampaikan puji syukur kehadirot Allah SWT yang telah memberikan kekuatan kesehatan sehingga kita semua bisa berkumpul di Masjid Rodatul Amin ini dalam acara silaturahmi atau halal bihalal idulfitri 1446 Hijriah.
Dalam sambutannya Syafrudin ketua RW 02 mengucapkan minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin kepada seluruh masyarakat Kampung Muncung apabila dalam mengemban tugas sebagai ketua RW ada kekurangan dan kesalahan.
Selain itu Syafrudin juga menghimbau kepada seluruh warga Kampung Muncung agar saling memaafkan antar sesama, jangan sampai ada warga yang tidak akur, dimomen halal bihalal idulfitri ini mari kita saling memaafkan dan mari kita pererat tali silaturahmi.
Sambutan selanjutnya dari ketua DKM Masjid Al-amin, dalam sambutannya Mahfud selaku ketua DKM mengatakan “saya ucapkan minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang telah berkenan hadir dalam acara halal bihalal ini dan tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah turut berpatisipasi demi suksesnya acara halal bihalal atau silaturahmi ini, insya Allah sodakoh bapak-bapak ibu-ibu dibalas oleh Allah SWT”.
Selain itu ketua DKM juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memakmurkan masjid dengan shalat berjamaah dan mengikuti pengajian di masjid ini yang dilaksanakan setiap malam rabu”
Setelah sambutan-sambutan selesai acara halal bihalal atau silaturahmi ini dilanjutkan dengan ceramah agama yang sampaikan oleh KH. Anwaruddin dari Cibebek Cipocok Jaya.
Dalam ceramahnya KH. Anwaruddin menyampaikan “kenapa kita harus melaksanakan halal bihalal karena tidak ada halal bilharam mah, dan mungkin selama puasa kita semua sibuk jarang ketemu lebaran belum sempat salaman maka kita sekarang berkumpul untuk silaturahmi atau halal bihalal untuk saling memaafkan.
Selajutnya KH. Anwaruddin juga menyampaikan bahwa hidup ini jangan terlalu sibuk mikirin dunia harus ingat bahwa kita semua bakal mati, untuk itu kita harus ingat mati kalau kita ingat mati harus ingat ibadah dan bagaimana sebelum mati kita bisa dihampura dosa.
Selain itu KH. Anwaruddin juga menyampaikan bahwa tidak akan terjadi kiamat jika belum muncul tanda-tanda ini, diantara tanda-tandanya kiamat yaitu waktu terasa begitu cepat berlalu, coba rasakan baru saja tahun kemarin lebaran sekarang udah lebaran lagi, begitu juga pagi siang malam hingga pagi lagi terasa begitu cepat, dari minggu keminggu, bulan berganti bulan tahun berganti terasa begitu cepat, nah itu tanda kiamat sudah dekat, untuk itu mari kita manfaatkan waktu untuk beribadah jangan sia-siakan waktu karena sesungguhnya hidup ini hanya mununggu mati.
“Coba untuk apa kita terlalu sibuk mengurusi dunia siang malam banting tulang hingga lupa ibadah, sibuk ngurusin dunia juga belum tentu kaya, mati mah sudah pasti” tegas KH.Anwaruddin.
Selanjutnya KH. Anwaruddin dalam ceramahnya mengajak seluruh warga dan para pemuda-pemudi untuk memakmurkan masjid, ya mudah-mudahan yang biasanya pengajian malam rabuan yang hanya diikutin oleh bapak-bapak ibu-ibu diharapkan pengajian yang akan datang bisa diikuti oleh para pemuda dan pemudinya.
Anwaruddin juga menyampaikan kenapa begitu sulit untuk shalat berjamaah karena dihalang-halangi setan, apalagi shalat subuh, kebanyakan shalat subuh yang berjamah hanya kakek-kakek saja lantas pada kemana pemudanya, untuk itu ayo lawan setan paksakan untuk shalat berjamaah, ikut pengajian setiap malam rabu.
Karena shalat berjamaah itu pahala lebih besar dibanding shalat sendiri, tapi ada juga ibadah yang paling berat, ibadah yang paling berat bukan puasa, bukan shalat tapi ngaji, kenapa ngaji atau menghadiri pengajian itu berat karena setan-setan yang menggoda nya juga pintar-pintar berbagai cara setan akan menghalangi orang untuk datang kepengajian karena ngaji itu pahalanya besar dan bisa bikin pintar, bisa menambah ilmu yang tadinya tidak tahu kalau ikut ngaji mah jadi tahu yang tadinya belum paham tentang ilmu fiqih kalau ikut ngaji jadi paham dan bertambah ilmu, untuk itu mulai sekarang mari ikut ngaji agar ilmu kita terus bertambah, karena al-ilmu toriqun filjanah (ilmu adalah jalan ke surga) bagaimana kita tahu syarat sahnya shalat kalau tidak ngaji, jadi mau shalat harus tahu ilmunya, mau wudhu harus tahu ilmunya segala sesuatu harus tahu ilmu, untuk itu ayo ikut ngaji.
Itulah betapa pentingnya ilmu karena “man aroda dunya bil ilmi waman aroda akherat paalaeha bil ilmi” (siapa yang ingin dunia harus dengan ilmu siapa yang ingin akherat maka harus dengan ilmu).
Segala bentuk ibadah juga harus tahu ilmunya baca Al-Qur’an pun harus tahu ilmunya harus tahu makorizul huruf dan tajwidnya, untuk itu anak-anak para pemuda dan pemudi harus ngaji belajar baca Al-Qur’an mumpung masih muda ayo belajar ngaji, karena nanti menyesal jika sudah tua tidak bisa ngaji, malu sama anak-anak, kan yang sekarang anak-anak nantinya bakal jadi orangtua dan punya anak, betapa malunya kalau sudah tua tidak bisa baca Qur’an.
Untuk itu bapak-bapak ibu-ibu ajari anak-anaknya ngaji ajari baca Qur’an suruh belajar di majlis-majlis pengajian atau pesantren, begitupun bapak-bapak ibu-ibu yang belum bisa baca Qur’an jangan malu-malu mumpung masih ada kesempatan ayo ikut belajar kepada guru kita KH. Humaidi setiap malam rabu di masjid ini.
Jangan melulu sibuk sama urusan dunia, karena kalau kita sibuk urusan dunia capenya doang bahkan gara-gara urusan dunia suami kalah sama istri, istrinya yang ngatur-ngatur suami kenapa bisa demikian karena tidak ngaji coba kalau tadinya ngaji pasti pahan agama tahu hak dan kewajiban suami istri.
Lebih lanjut KH. Anwaruddin menghibau kepada para orangtua agar menyuruh anak-anak nya ngaji atau belajar agama, baik di majlis atau di pesantren, kalau anak-anaknya paham agama insya Allah menjadi anak yang berbakti pada orang tua, coba kalau tidak diarahkan, tidak sekolahkan, tidak dipesantrenkan siap-siap saja nanti anaknya ngelunjak sama orangtuanya naudzubillah.
Diakhir ceramahnya KH. Anwaruddin mengajak untuk saling memaafkan, istri harus minta maaf sama suami begitupun suami harus memaafkan istri dan hati-hati suara istri itu tidak boleh lebih keras dari suara suaminya, bertutur katalah yang baik serta lembut, biasakan menggunakan babasan dan dengan sesama warga harus akur harus saling memaafkan mari di momen halal bihalal idulfitri ini untuk saling memaafkan dan terus meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT.
Selanjutnya acara halal bihal ditutup oleh pembacaan doa yang dipinpin oleh KH Humaidi Sukria kemudian dilanjutkan dengan mushafahah atau bersalam-salaman ramah tamah dan makan bersama.*






Komentar