BANTEN 72 – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Perumahan Bumi Sari Permai Kasemen Kota Serang dihadiri oleh penceramah KH Sofyan Dawa yang lebih akrab dipanggil Ki Dawa.
Acara Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan di Masjid Al Anshor RW 10 BSP Kasemen Kota Serang, Sabtu 05 September 2026 pukul 20.00 sd 23.00.
Diawali sambutan dari Ketua DKM Masjid Al Anshor RW 10 BSP Kasemen, Ustadz Suparhadi yang mengucapkan terimakasih kepada panitia dan para tamu yang hadir memenuhi undangan.
Dalam acara puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di isi ceramah oleh KH Sofyan Dawa dipaparkan tentang pentingnya mengikuti ahlak yang baik yang dicontohkan oleh nabi.
Ki Dawa membahas tentang sahnya sujud diwaktu sholat, ada tujuh yang harus menempel ke lantai yaitu Dahi, kedua telapak tangan, dua lutut dan dua telapak kaki yang terdiri dari jempol hingga kelingking kaki.
” Jangan sampai dahi tertutup oleh peci saat sujud karena bisa menjadikan sholatnya tidak sah “ujar Ki Dawa.
Manfaat memakai peci saat Sholat selain sunah, juga untuk menutup rambut depan agar jangan sampai ikut menempel ke lantai saat sujud karena itu juga termasuk sholatnya tidak sah, kata Ki Dawa menambahkan.
Ditengah rasa pesimisnya manusia untuk bisa masuk surga karena banyaknya dosa yang kita pikul jangan menjadikan umat manusia putus asa dari rahmat Allah SWT.
Banyak rahmat Allah SWT yang bisa mengantarkan kita masuk surga diantaranya adalah dengan melaksanakan tradisi memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal
yang kita sebut dengan Maulid Nabi.
Ki Dawa menjelaskan, Menurut Imam Syafe’i barangsiapa yang meng agungkan Maulid Nabi, maka bakal dapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW kelak di hari akhir atau kiamat.
Dengan begitu pentingnya tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW selain menjalin ukuwah islamiyah juga bisa menjadi sebab mendapatkan rahmat Allah SWT melalui Syafaat yang disampaikan oleh nabi kepada umatnya.
Ceramah yang disampaikan oleh Ki Dawa dengan gaya humor ringannya yang khas menjadikan jamaah pengajian Maulid Nabi menyimaknya dengan antusias hingga ceramahnya selesai.***







Komentar