Anggota DPRD Pandeglang Imbau Warga Jangan Panik Pasca Erupsi Anak Gunung Krakatau, Dede Sumantri: Tetap Waapada

BANTEN72– Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKS Dede Sumantri mengimbau warga agar tidak merasa panik berlebihan pasca erupsi Anak Gunung Krakatau. Meski demikian , Dede tetap meminta warga untuk tetap waspada.

“Saya juga meminta Pemkab Pandeglang khususnya BPBD agar melakukan mitigasi bencana terhadap warga pesisir pantai Carita dan Labuan yang terdampak getaran erupsi anak gunung krakatau yang terjadi pada Jumat malam (4/9/2026),” katanya.

Diketahui, Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai mengalami erupsi pada Jumat malam sekitar pukul 23.07 WIB. Masyarakat diimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak aktivitas vulkanik.

Baca juga:  Anggota Fraksi FKS DPRD Pandeglang Dodi:  Ramadan Momentum Perkuat Kepedulian dan Integritas 

Kepala BPBD Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan menyampaikan, masyarakat dilarang mendekati maupun melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

“Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada dan mengutamakan keselamatan diri, keluarga serta orang lain,” kata Riza.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai abu vulkanik dan menggunakan masker apabila diperlukan.

Riza juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir agar tetap tenang dan waspada serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Informasi resmi dapat dipantau melalui PVMBG, Badan Geologi Kementerian ESDM, BMKG, BMKG Provinsi Banten dan Info BMKG.

Baca juga:  Anggota DPRD  Banten Sebut Pariwisata Pandeglang Butuh Promosi Yang Kuat

“Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan video atau foto lama maupun informasi yang belum terverifikasi, agar tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.

BPBD Pandeglang mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan serta informasi resmi dari instansi berwenang.

Sementara itu,  Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 22.30 WIB hingga menimbulkan suara dentuman keras membuat warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang panik.

Sebagian warga Labuan hingga wilayah selatan Pandeglang, seperti Cemara, Cigeulis, dan Cisiih, memilih mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman.

Baca juga:  MTQ XIX , Pandeglang Turun Peringkat

” Ada yang mengungsi ke rumah saudara dan ada juga yang mencari tempat lebih aman,” kata Ketua Balawista Nasional, Ade Ervin, kepada  Banten72.com, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Ervin, dentuman dan getaran erupsi kali ini terasa cukup kuat. Bahkan, hingga Sabtu pagi, suara dentuman dan getaran masih terdengar, meski tidak sekuat malam sebelumnya.

Ervin meminta kesiapsiagaan di kawasan wisata pesisir Banten ditingkatkan, terutama destinasi pantai dan wisata bahari di sepanjang Selat Sunda.***

Komentar