Saat Cari Kerang  2 Warga Patia Kabupaten Pandeglang Diterkam Buaya Sungai

BANTEN72- Dua warga Kampung Sindang Rahayu, Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, diterkam buaya  Sungai Cilemer, pada Minggu 16 Juli 2023 sekitar  pukul 13.00 WIB.

Menurut informasi kedua warga yang diterkam buaya tersebut bernama Boim (30) dan Among (32). Keduanya diterkam buaya saat tengah mencari toe atau kerang.

Kepala Desa Idaman, Hilman membenarkan ada  dua warganya diterkam buaya saat mencari toe atau kerang, di Sungai Cilemer.

“Betul, dua warga saya ada yang diterkam buaya, awalnya kedua warga ini lagi ngambil toe atau kerang di Sungai Cilemer, yang satu selamat yang satu dibawa buaya,” ujar  Hilman.

Baca juga:  Ratusan Warga Desa Cijeruk Antusias Terima Sembako dari Pengembang Perumahan MGK

Ia menceritakan, awalnya buaya ganas itu menerkam Boim (30), namun beruntung Boim (30) berhasil menyelematkan diri kedaratan. Namun, naasnya buaya ganas itu malah menerkam dan menyeret Among (32) ke tengah Sungai Cilemer.

“Awalnya Boim  yang diterkam buaya tersebut,  namun dia selamat dari terkaman buaya setelah  menyelamatkan diri ke darat.  Akibat terkaman buaya itu Boim  mengalami luka dibagian wajah dan tangan kiri. Sedangkan  rekannya bernama Among (32) diterkam hingga diseret oleh buaya ke tengah sungai, “ungkapnya.

Baca juga:  Jembatan Cukang Panjang di Pandeglang Dibangun Tahun Ini, Anggarannya Rp1,6 Miliar

Lebih lanjut Hilman menyatakan, saat ini petugas Kepolisian dari Polsek Patia sudah berada dilokasi untuk melakukan penanganan.

“Saat ini petugas Kepolisian dari Polsek Patia dibantu warga tengah berada dilokasi untuk melakukan penanganan, tadi ada warga juga yang membawa panah untuk menangkap buaya,”ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kalak BPBDPK Pandeglang Hasan Bisri mengatakan, bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk mengevakuasi jasad warga yang dibawa oleh buaya ganas tersebut.

Baca juga:  Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi Pimpin Karang Taruna Periode 2026–2030

Baca Juga:

“Tim BPBD sedang ke lokasi dan BKSDA Banten sudah saya laporkan dan minta bantuan evakuasi buaya. Kawat jerat buaya sedang digunakan di Carita dan akan melakukan langkah berikutnya,”tandasnya. (BT72)***

Komentar