Ribuan Santri di Pandeglang Peringati HSN ke-8 

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi ribuan santri di Pandeglang usai upacara peringatan HSN ke-8 di Alun-alun Pandeglang, Sabtu 22 Oktober 2022. (Bt72)

BANTEN72- Ribuan Santri dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Pandeglang mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke- 8 tahun 2022 di Alun-alun Pandeglang, pada Sabtu 22 Oktober 2022.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan santri yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang, mulai memadati Alun-alun Pandeglang sejak pukul 06.00.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, bahwa peringatan hari santri tahun ini diprakarsai oleh 3 organisasi Islam yakni NU, Muhamadiyah dan Mathla’ul Anwar.

Irna sangat mengapresiasi karena ketiga ormas ini saling bekerjasama dalam menyukseskan acara HSN tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada para pimpinan Nahdhatul Ulama, Muhamadiyah dan Mathla’ul Anwar, yang dimana ketiga ormas keagamaan besar ini saling bahu membahu secara bersama-sama menyukseskan HSN tingkat Kabupaten Pandeglang,”kata Irna.

Baca juga:  Pj Gubernur Al Muktabar Hadiri Paripurna PAW Anggota DPRD Provinsi Banten

Ia menyampaikan, upacara peringatan HSN ini dilakukan sebagai upaya untuk menghormati peran besar para ulama dan santri dalam perjuangan melawan penjajah demi meraih kemerdekaan Indonesia.

“Ini untuk menghormati peran besar para ulama dan santri, seperi yang kita ketahui bersama bahwa ulama dan santri juga punya peran yang sangat besar dalam meraih kemerdekaan Indonesia,”ujarnya.

Menurut Irna, saat ini santri tidak hanya ahli ilmu  agama, tetapi juga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Baca juga:  Dewan Terpilih Jual Beras Murah Untuk Warga

“Santri saat memiliki peluang yang sama, punya peluang untuk belajar berbagai pengetahuan dan teknologi. Namun demikian, santri jangan sampai melupakan tugas utamanya ditengah-tengah ummat,”ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Ahmad Dimyati Natakusuma mengatakan, bahwa Pandeglang sebagai Kota seribu ulama sejuta santri harus selangkah lebih maju dari Kota atau Kabupaten lain yang ada di Provinsi Banten. Hal tersebut bukan tanpa dasar, karena Pandeglang memiliki banyak SDM yang unggul dan berakhlak.

“Ulama sebagai nahkoda dan santri sebagai awaknya harus bisa memajukan Pandeglang, santri sebagai orang yang memiliki intelektual harus memiliki nilai lebih sebagai kader bangsa yang baik,” katanya.

Kepala Bagian Kesra Setda Kab.Pandeglang, Abdul Hadits Muntaha saat ditemui Kabar Banten tidak dapat menyembunyikan rasa gembira dan bahagianya menyaksikan lautan santri di alun-alun Pandeglabg. Ini adalah jawaban nyata atas julukan Pandeglang sebagai Kota Santri. 

Baca juga:  Jelang Mudik Lebaran, Ketua Organda Banten Imbau Pelaku Transportasi Utamakan Keselamatan

Ghirah dan kebersamaan begitu nampak dan nyata, dimana para kyai, ulama, pemerintah, santri, tokoh masyarakat berkumpul bersama untuk merayakan Hari Santri. Semoga ini menjadi momentum pemantik kemajuan dan kegemilangan Pandeglang dibawah kepemimpinan Irna-Tanto. 

Ketua Pelaksana HSN Tubagus Nurjaman menyatakan bahwa upacara HSN ini merupakan acara puncak. Sebelumnya telah dilaksanakan berbagai agenda lomba yang pesertanya para santri. 

“Melalui HSN ini kita jaga kejayaan dan martabat kemanusiaan. Maka dari itu HSN di Pandeglang ini menjadi tanda bahwa Pandeglang kota sejuta santri seribu ulama,” ujarnya.(Red/Bt72)***

Komentar