KKM Kelompok 51 Mahasiswa Uniba Sosialisasikan Bahayanya Bullying

BANTEN72 – Peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Uniba Kelompok 51 di Desa Teluklada Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang, menyosialisasikan pentingnya pembangunan karakter siswa untuk mendukung perkembangan karakter siswa, diperlukan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kegiatan sosialisasi ini bertemakan “Setop Bullying: Saling Sayang, Saling Jaga Semua Teman”, yang dilaksanakan di SD Negeri Teluklada 2, Desa Teluklada Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Ketua KKM Kelompok 51 Muhamad Jalaludin mengatakan, peran semua pihak sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang di sekolah.

“Jadilah teman yang baik, bukan yang saling menyakiti. Setiap anak berhak merasa aman dan dihargai di sekolah,” kata Muhamad.

Baca juga:  Buruh Penggerak Keadilam Ekonomi di Indonesia, Ade Sofyan: Harus Diposiskan Sebagai Mitra Setrategis Pemerintah

“Mari ciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, saling sayang saling jaga semua teman, dan bebas dari bullying. Ingat, menghentikan bullying dimulai dari diri kita sendiri,” ujarnya.

Ditambahkan Muhamad, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang arti bullying, berbagai bentuknya, serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan.

Dalam penyampaian materi, para mahasiswa menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga bisa berbentuk ejekan, intimidasi, hingga pengucilan terhadap teman. ”Semua bentuk perundungan memiliki dampak serius terhadap kondisi mental dan rasa percaya diri korban, ” ucap Asqoliyah salah seorang mahasiswa KKM Uniba Kelompok 51.

Baca juga:  Viral! Murid SD di Cikeusik Pandeglang Menyeberangi Jembatan Bambu Demi Sekolah, Bupati Dewi Respons Cepat  Dalam Waktu Dekat Segera Dibangun

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif dalam sesi tanya jawab.

Selain pemaparan materi, mahasiswa juga mengadakan permainan edukatif, kegiatan ice breaking, dan pemutaran video pendek yang menggambarkan pentingnya sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.

Dalam memberikan materi, para mahasiswa menyampaikannya dengan cara yang interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.

“Anak-anak sangat antusias dan ternyata banyak yang belum tahu bahwa mengejek teman juga termasuk bentuk bullying. Kami ingin menanamkan nilai empati dan saling menghormati sejak dini,” tutur Desti Tri Andhini, mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa.

Baca juga:  Buka SMI KOMDA Banten Cup II, Gubernur Andra Soni Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah bagi Atlet

Sementara itu, Kepala SDN Teluklada 2 Sukmara, S.Pd., menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depannya.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga sikap dan tutur kata. Kami juga mengimbau guru dan orangtua untuk terus memantau serta membimbing anak-anak agar tidak menjadi pelaku maupun korban bullying,” katanya.

Ditambahkan, melalui sosialisasi ini diharapkan para siswa tidak hanya memahami bahaya bullying, tetapi juga memiliki keberanian untuk menolak, melawan dan melaporkan tindakan perundungan, baik sebagai korban maupun saksi. *

Komentar