Banten72- Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pandeglang, Dede Sumantri, angkat bicara terkait ramainya dugaan akun TikTok bermuatan LGBT yang viral di media sosial dan disebut-sebut mencatut nama seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Menurut Dede, meski kebenaran informasi tersebut masih perlu dipastikan, pemerintah daerah harus segera mengambil langkah yang tepat untuk mengklarifikasi persoalan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Karena persoalan ini sudah viral, kami meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah yang tepat. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan berlarut-larut sehingga menimbulkan berbagai spekulasi,” kata Dede.
Ia menilai, beredarnya akun media sosial dengan profil yang dikaitkan dengan LGBT dan disebut-sebut menggunakan identitas ASN merupakan persoalan yang harus ditangani secara serius. Oleh karena itu, ia berharap instansi terkait segera melakukan penelusuran serta memberikan penjelasan kepada publik.
“Jika memang akun tersebut palsu dan mencatut identitas seseorang, maka harus segera dibuktikan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun jika ada pelanggaran disiplin ASN, tentu harus ditangani sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, pria berinisial S yang namanya ramai diperbincangkan di media sosial membantah keterlibatannya dengan akun tersebut. Ia menegaskan akun TikTok yang beredar bukan miliknya, melainkan dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mencatut identitasnya.
“Itu akun palsu yang dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan mencatut nama saya. Saya tidak pernah membuat ataupun mengelola akun tersebut,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang maupun instansi terkait mengenai hasil penelusuran terhadap dugaan akun yang viral tersebut. Pemerintah diharapkan segera memberikan klarifikasi agar informasi yang beredar di masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.***






Komentar