Dikatakan Yadi, dirinya sangat menyesalkan langkah pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi. Menurutnya, kebijakan tersebut makin memberatkan kondisi masyarakat.
“Sangat menyesalkan, belum lagi kondisi ekonomi kami saat ini masih belum stabil,”ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan, bahwa untuk mengantisipasi terjadinya gangguan amtibmas, pihaknya telah menugaskan 4 personel di 19 SPBU yang ada di Kabupaten Pandeglang.
“Kami dari Polres Pandeglang akan memberikan pengamanan terkait naiknya harga BBM. Disetiap SPBU telah kami tugaskan 4 orang personel, supaya situasi tetap kondusif,”kata Belny.
Lebih lanjut Belny mengimbau kepada para pengelola SPBU yang ada di Kabupaten Pandeglang untuk tidak melakukan pelanggaran pada proses penjualan BBM bersubsidi ini.
“Karena ini untuk kepentingan masyarakat umum jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk kepentingan pribadi,” ujarnya. (Red/Bt72)***








Komentar