Dongkrak PAD , Pandeglang Butuh Strategi untuk Pengembangan Wisata

BANTEN72– Pengembangan sektor pariwisata merupakan salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan pemerintah daerah dalam upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kabupaten Pandeglang memiliki potensi wisata yang sangat besar, mulai dari wisata alam, budaya, hingga religi. Namun, potensi tersebut perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dan daerah.

Wakil Ketua DPRD Pandeglang dari Fraksi NasDem Dadi Rajadi, menyampaikan bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah pemetaan potensi wisata secara menyeluruh. Hal ini penting untuk mengetahui destinasi mana yang memiliki daya tarik unggulan dan layak untuk dikembangkan secara prioritas.

Baca juga:  Kunjungi Majelis Taklim Al-Hidayah, Irna Narulita Ajak Perkuat Hablum Minannas

Selain itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengelola sektor pariwisata agar lebih terarah dan berkelanjutan.

Selanjutnya, peningkatan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam mendukung perkembangan wisata. Akses jalan yang baik, fasilitas umum yang memadai, serta sarana pendukung seperti tempat parkir, toilet, dan pusat informasi wisata harus menjadi perhatian utama.

Tanpa infrastruktur yang memadai, wisatawan akan enggan berkunjung meskipun destinasi tersebut memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi Golkar Riza Juli, menambahkan bahwa promosi wisata juga perlu ditingkatkan, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah daerah harus aktif memasarkan destinasi wisata melalui media sosial, website resmi, serta bekerja sama dengan influencer atau pelaku industri kreatif untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan promosi yang tepat, jumlah kunjungan wisatawan dapat meningkat secara signifikan.

Baca juga:  Jangan Lewatkan Debat Pilkada Pandeglang Siang Ini Pukul 14.00 WIB, 4 Pasangan Kandidat Siap Adu Gagasan

Selain itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi aspek penting. Masyarakat sekitar destinasi wisata perlu diberikan pelatihan terkait pelayanan, pengelolaan usaha wisata, serta pengembangan produk lokal. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama yang mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sektor pariwisata.

Tidak kalah penting, pemerintah daerah perlu menciptakan regulasi yang mendukung investasi di sektor pariwisata. Kemudahan perizinan, insentif bagi investor, serta kepastian hukum akan mendorong masuknya investasi yang dapat mempercepat pembangunan destinasi wisata.

Baca juga:  Usai Dibongkar Beberapa waktu Lalu, Tempat Hiburan Malam di Kalodran Kembali Marak

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sektor pariwisata di Kabupaten Pandeglang dapat berkembang secara optimal. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan akan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik melalui retribusi, pajak daerah, maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pada akhirnya, keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya diukur dari meningkatnya PAD, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta terjaganya kelestarian lingkungan dan budaya daerah. (Bt72)***

 

 

Komentar