Dewan Dorong Keran Investasi Dibuka Lebar, H. E. Supriadi: Percepat Kemajuan Pandeglang

BANTEN72 – Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PPP,  H. E. Supriadi menegaskan,  bahwa Kabupaten Pandeglang sudah saatnya membuka keran investasi seluas-luasnya demi mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, masuknya investasi pembangunan akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari penyerapan tenaga kerja, menekan angka pengangguran, hingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kalau ingin daerah maju, maka investasi harus dibuka. Jangan sampai Pandeglang hanya menjadi penonton, padahal kita punya potensi besar yang bisa dikembangkan,” kata Supriadi, Minggu (10/5/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran investor tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Perputaran uang dari aktivitas usaha dan industri dinilai dapat menopang kehidupan sosial masyarakat di berbagai sektor.

Baca juga:  Jelang Pencoblosan Pemilu, Caleg PPP Ida Hamidah Perbanyak Doa dan Penguatan Tim

“Investasi itu efeknya luas. Selain membuka lapangan kerja, juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, usaha kecil bergerak, perdagangan hidup, dan akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Meski demikian, Supriadi menegaskan,  investasi yang masuk ke Pandeglang tetap harus mengikuti arah kebijakan pemerintah daerah, termasuk memperhatikan aspek lingkungan dan nilai-nilai sosial masyarakat.

“Investasi yang masuk tentu harus ramah lingkungan dan sejalan dengan kultur serta kehidupan sosial masyarakat Pandeglang. Jangan sampai pembangunan justru menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Baca juga:  Bacaleg Perempuan PPP  Bersyukur Dapat Nomor "Cantik"  Ida Hamidah: Siap Menangkan Pileg

Ia juga menyoroti pentingnya jaminan kenyamanan dan kemudahan perizinan bagi investor agar minat investasi ke Pandeglang semakin meningkat.

“Iya, untuk memajukan daerah perlu ada investasi masuk ke Pandeglang. Tentunya harus ada jaminan kenyamanan dan kemudahan dalam proses perizinan. Nantinya sesuai regulasi, setiap investasi pembangunan juga harus melibatkan tenaga kerja lokal yang disesuaikan dengan kemampuan dan keahlian,” tegasnya.

Supriadi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang sebenarnya telah menetapkan lima wilayah zona industri. Karena itu, menurut dia, kebijakan tersebut harus segera dimanfaatkan agar kawasan industri yang telah dirancang tidak hanya menjadi konsep di atas kertas.

Baca juga:  Warga Kadomas Pasir Antusias Laksanakan Kurban di Iduladha, DKM: Teladani Nabi Ibrahim Alaihi Salam dan Perkuat Jiwa Sosial

“Pandeglang sudah membuka lima zona industri. Ini harus dimanfaatkan dan didorong agar tidak pasif. Pemerintah harus serius menarik investor agar kawasan itu berkembang,” ujarnya.

Selain sektor industri, Pandeglang juga dinilai memiliki kekayaan potensi wisata dan sumber daya alam yang sangat besar. Mulai dari wisata bahari, wisata alam, pegunungan, wisata pulau, hingga sektor perikanan, peternakan, dan pertanian.

“Potensi Pandeglang ini luar biasa. Kita punya wisata laut, gunung, pulau, pertanian, peternakan, sampai perikanan. Semua itu kalau dikelola dengan baik bisa mendatangkan pendapatan asli daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tandasnya.  (Bt72)***

Komentar