Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi Maknai Malam Lailatul Qadar sebagai Momentum Introspeksi dan Penguatan Iman

BANTEN72- Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengajak masyarakat untuk memaknai malam Lailatul Qadar sebagai momentum meningkatkan keimanan sekaligus melakukan introspeksi diri.

Menurutnya, malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut merupakan kesempatan istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah serta memperbaiki hubungan dengan sesama.

Iing Andri Supriadi menyampaikan bahwa bulan Ramadan, khususnya pada sepuluh malam terakhir, menjadi waktu yang sangat penting bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan momen tersebut dengan memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta melakukan berbagai amalan kebaikan.

Baca juga:  WAGUB BANTEN TERPILIH DIMYATI NATAKUSUMAH BERI SELAMAT AIRIN-ADE UNGGUL KHUSUS DI  CILEGON, DEMOKRASI SUDAH BERJALAN ON THE TRACK

“Lailatul Qadar merupakan malam penuh kemuliaan dan keberkahan. Pada malam ini, kita diajak untuk merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki diri, dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT,” ujar Iing.

Menurutnya, selain meningkatkan ibadah secara pribadi, semangat Lailatul Qadar juga seharusnya tercermin dalam kehidupan sosial masyarakat. Nilai-nilai seperti kepedulian, kebersamaan, dan saling membantu perlu terus ditanamkan agar tercipta lingkungan yang harmonis dan penuh keberkahan.

Baca juga:  Ketua DPRD Pandeglang H. Tubagus Agus Khatibul Uman  Kunjungi Sekretariat PWI: Pererat Silaturahmi dan Sinergi dengan Jurnalis

Iing juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan selama Ramadan. Ia berharap momentum ini dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial. Mari kita saling berbagi dan membantu, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Pandeglang mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian, persatuan, dan semangat gotong royong. Ia berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama Ramadan dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah bulan suci berakhir.

Baca juga:  Molor, Rapat Paripurna Persetujuan Perubahan APBD 2023 Diwarnai Kursi Kosong, Ternyata Ini Penyebabnya

“Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

Dengan semangat Ramadan dan Lailatul Qadar, Iing berharap masyarakat Pandeglang dapat terus meningkatkan kualitas spiritual sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah yang religius, harmonis, dan sejahtera. (Bt72)***

 

Komentar