Tradisi Ruat Laut di Pantai Cinangka Kabupaten Serang sebagai Ungkapan Rasa Syukur

BANTEN72 – Salah satu bagian dari selamatan yang dilakukan oleh sebagian masyarakat pesisir pantai yang mata pencahariannya nelayan yaitu Ruat Laut, Sabtu 20 Juli 2024.

Tradisi Ruat Laut ini dirayakan pada awal tahun di bulan islam yaitu Muharram, sebagai wujud terimakasih kepada Tuhan atas pemberian hasil laut dan keselamatan bagi para nelayan.

Baca juga:  Monyet Liar di Pantai Kerang  Jadi Daya Tarik Wisatawan

Tradisi Ruat Laut sudah biasa dilakukan setiap tahunnya dan menjadi agenda wisata tahunan yang digelar pemerintah desa setempat.

Salah seorang warga Cinangka, sebut saja Bunga mengatakan tradisi Ruat Laut ini selalu ada setiap.awal tahun di bulan Muharram.

Antusias warga sekitar Pantai.Cinangka begitu mengapresiasi mengikuti kegiatan Ruat Laut ini.

Agenda tahunan ini tentu saja bisa mendongkrak pariwisata lokal disekitar Desa Cinangka dengan pengelolaan dan informasi yang tentunya lebih luas lagi sehingga bisa diketahui oleh wisatawan luar daerah.

Baca juga:  Dari Lomba Bercerita, Puisi dan Pidato, Pentingnya Menanamkan Disiplin dan Percaya Diri pada Anak-anak

Acara Ruat Laut di isi dengan berbagai kegiatan diantaranya larung sesaji ke tengah laut cinangka sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki hasil tangkapan ikan yang melimpah.

Selain itu maksud dan tujuan Ruat Laut juga sebagai permohonan kepada Tuhan untuk keselamatan nelayan sewaktu melaut mencari ikan.

Menurut salah seorang warga di sekitar Pantai Cinangka, kegiatan Ruat Laut digelar dari pagi sanpai malam.

Baca juga:  Apa Saja Oleh Oleh Khas Pangalengan Bandung Selatan yang banyak Diburu? Ternyata Ini

Untuk acara malam di gelar pesta rakyat berupa kesenian dan budaya masyarakat sekitar Pantai.Cinangka.***

Komentar