BANTEN72– Ratusan nelayan di perairan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, menghiasi kapal mereka dalam tradisi ruwat laut atau pesta laut yang digelar di Perairan Panimbang dan Sidamukti Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Senin (28/9/2026).
Selain menghias kapal, para nelayan juga membawa larung saji berupa kepala kerbau yang kemudian dilarungkan ke laut.
Tradisi tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ratusan nelayan yang turun ke laut menggunakan kapal masing-masing.
Manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Panimbang, Encep Waas, mengatakan ruwat laut merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh para pelaut dan nelayan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur para nelayan atas rezeki dan hasil tangkapan ikan yang selama ini diperoleh.
“Ini tradisi saja sebagai bentuk rasa syukur nelayan. Adapun larung saji itu sebetulnya dipersembahkan untuk makanan ikan di laut,” kata Encep Waas.
Ia menyebutkan, lebih dari 100 kapal nelayan ikut memeriahkan tradisi ruwat laut dengan memadati perairan Panimbang dan Sidamukti.
Selain sebagai ungkapan syukur, lanjut Encep, para nelayan juga berharap melalui tradisi tersebut mereka senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai marabahaya saat melaut.
“Melalui ruwat laut juga para nelayan berharap agar dijauhkan dari marabahaya,” ujarnya. (Bt72)***








Komentar