BANTEN72 — Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK), mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir tahun 2025.
Dalam imbauannya, Bupati Dewi menyampaikan beberapa pesan penting agar masyarakat dapat terhindar dari dampak bencana akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Cuaca ekstrem dapat menimbulkan berbagai potensi bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas,” ujar Bupati Dewi dalam keterangannya, Senin (11/11/2025).
Beberapa poin imbauan yang disampaikan antara lain
1. Hindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan deras disertai petir, termasuk mengurangi aktivitas berkendara dan melaut.
2. Berteduh di tempat aman saat hujan lebat, dan jangan berlindung di bawah papan reklame atau pohon besar karena berisiko membahayakan keselamatan jiwa.
3. Hindari ruas jalan yang tergenang banjir .
4. Selalu Update pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG.
5. Jaga kebersihan lingkungan, terutama dengan membersihkan parit, selokan, dan saluran air agar aliran tidak tersumbat dan meminimalkan risiko banjir.
6. Perkuat dinding tebing atau lereng dengan menanam pohon penyerap air dan membangun tanggul penahan tanah.
7. Bila terjadi kondisi darurat bencana melalui layanan kebencanaan di nomor 08111 383112.
“Kesiapsiagaan dan kepedulian bersama sangat penting untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem. Mari saling menjaga dan bekerja sama untuk keselamatan bersama,” tutur Bupati Dewi. (Bt72)***







Komentar