Wakil Ketua DPRD Pandeglang Asep Rafiudin mengetahui hasil rapat Pamkab terkait Pilkades serentak di Pandeglang ditunda. Meski demikian hasil rapat penundaan Pilkades belum ada kelanjutannya.
“Terkait anggaran Pilkades Pandeglang memang sudah dianggarkan di APBD senilai Rp2 miliar lebih. Apakah nanti anggaran itu untuk dialihkan kemana akan dibahas bersama,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Pandeglang Ing Andri Supariadi menyatakan terkait anggaran Pilkades nanti akan dibahas bersama pemerintah daerah. Karena Pilkades ditunda maka anggaran bisa dialihkan untuk kebutuhan masyarakat. “Ya nanti dibahas, anggaran itu bisa untuk kebutuhan infrastruktur,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Apdesi Kabupaten Pandeglang Cecep mengatakan, bahwa saat ini teman-teman kepala desa (Kades) berkeinginan agenda Pilkades tetap dilaksanakan.
“Iya, kalau teman-teman kepala desa berkeinginan kuat agar Pilkades tetap dilaksanakan. Namun itu tadi, pihak pemerintah daerah telah menggelar rapat bahwa Pilkades ditunda,” kata Cecep kepada Banten72.com, Jumat 20 januari 2023.
Cecep menyatakan bahwa Pemkab setuju untuk menunda Pilkades dengan alasan Pemilu. “Saya juga ada di rapat tadi, namun tidak sempat masuk ke ruangan. Yang saya tangkap informasinya bahwa Pilkades ditunda dengan alasan Pemilu,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, bahwa pesta demokrasi masyarakat berupa pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2023 di Kabupaten Pandeglang ditunda.
Hal itu terungkap dalam rapat terkait menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.3.5.5/244/SJ tentang pelaksanaan Pilkades.
Menurut informasi yang dihimpun Banten72.com menyebutkan bahwa Pemkab Pandeglang melalui Forkopimda telah menggelar rapat pembahasan menindaklanjuti surat edaran Mendagri tentang pelaksanaan Pilkades.
Rapat yang dipimpin Sekda Pandeglang Taufik Hidayat pada Jumat 20 Januari 2023 sekitar pukul 09.00 di Gedung Garuda Pendopo Pandeglang.
“Iya Pemkab Pandeglang menyetujui bahwa pelaksanaan Pilkades ditunda. Alasannya karena tahun ini sedang ada agenda Pemilu,” katanya.
Ia menjelaskan , hasil rapat semua yang hadir sepakat untuk menunda Pilkades, karena kalau dipaksakan dilaksanakan khawatir bisa berbenturan dengan Pemilu.
“Jadi agar tercipta situasi kondusif dan terhindar dari kekacauan , maka Pilkades ditunda. Pelaksanaan Pilkades baru bisa dilaksanakan nanti setelah Pemilu,” Sekda.
Menurut Sekda para peserta rapat tadi baru tingkat Forkopimda. ” Iya rapat diikuti Forkopimda dan belum melibatkan kepala desa . Jadi intinya pelaksanaan Pilkades ditunda karena Pemilu,” ujarnya. (Bt72)***





Komentar