Pandeglang Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem,  Kadinsos : Ini Sesuai Inpres 

BANTEN72- Memasuki tahun 2023, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang akan fokus menuntaskan angka kemiskinan ekstrem.

Di mana persoalan kemiskinan elstrem ini harus bisa dientaskan atau nol persen. 

“Iya, untuk Pandeglang jumlah kemiskinan ekstrem sebanyak 26.406 orang. Angka kemiskinan  ini lebih rendah di banding Kabupaten Lebak,” kata Kepala Dinsos Pandeglang Nuriah kepada Banten72..con , Kamis (23/2/2023).

Baca juga:  Gubernur Andra dan Bupati Dewi Tunjau Curug Cimanggung Carita , Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan Banten

Ia menjelaskan, bahwa penanganan kemiskinan ekstrem ini sesuai dengan Inpres Nomor 4 tahun 2022 tentang  kemiskinan ekstrem. 

Oleh karena itu untuk langkah awal, kata Nuriah Dinsos akan melakukan verifikasi dan validasi data. 

“Iya yang pertama kita akan lakukan penanganan untuk menekan angka kemiskinan elstrem. Kita sudah lakukan cek ke dua wilayah kecamatan Pulosari dan Mandalawangi. Tapi fakta di lapangan ternyata hanya 40 persen saja,” kata Nuriah.

Baca juga:  Irna Narulita Dampingi Mendes Yandri dan Wagub Banten Buka Puasa Bersama di DPD PAN Cilegon, Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Ia menjelaskan untuk bisa menekan angka kemiskinan ekstrem akan kita telusuri kendalanya. Misaknya apakah kategori kemiskinan miskin itu hanya dari sisi rumahnya atau kebutuhan pangannya. 

“Iya kalau memang faktor kemiskinan elstremnya dari kondisi rumah, maka akan kita serahkan ke Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan,” ujar Nuriah.

Komentar