Pakar Politik: Musda Golkar Pandeglang Momentum Regenerasi dan Konsolidasi Kepemimpinan

BANTEN72-  Seorang pakar politik Universitas Mathla’ul Anwar Eko Supriatno menilai, Musda Partai Golkar Pandeglang merupakan momentum regenarasi dan kepemimpinan.

Ia juga menyebutkan, kemunculan dua kader terbaik partai Tubagus Khotibul Umam  (Ketua DPRD ) dan Uus Usamah (Ketua Fraksi)  menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Pandeglang menandakan bahwa proses kaderisasi di tubuh Golkar masih berjalan dinamis.

Kontestasi ini menjadi sinyal positif bahwa partai berlambang pohon beringin tersebut sedang membuka ruang regenerasi kepemimpinan yang sehat, khususnya di tingkat daerah.

Baca juga:  Dilantik Dua Periode , Hasanudin Politisi PKS Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Figur Tubagus Khotibul  Umam dengan posisinya sebagai Ketua DPRD Pandeglang membawa kekuatan struktural dan kekuatan kader sekaligus simbolik partai. Sementara , Uus Usamah dikenal memiliki akar kuat di kalangan konstituen dan kader akar rumput.

Keduanya memiliki peluang yang relatif seimbang. Jika kompetisi ini dikawal dengan bijak dan terbuka, Musda bisa menjadi ajang konsolidasi internal yang konstruktif.

Namun demikian, hingga kini belum ada kejelasan soal waktu pelaksanaan Musda. Ketidakpastian ini membuka ruang bagi spekulasi politik yang bisa mengganggu stabilitas internal partai. Karena itu, DPD Partai Golkar Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Andika Hazrumy perlu segera menetapkan jadwal Musda, menyusun petunjuk pelaksanaan dan teknis pencalonan, serta memastikan proses berlangsung secara demokratis dan transparan.

Baca juga:  Dua Kader Demokrat Maju Pilkada, Siapa Yang  Bakal Mendapat Rekom DPP

Golkar Pandeglang membutuhkan pemimpin yang tak hanya mumpuni dalam kontestasi politik, tetapi juga mampu memodernisasi manajemen partai dan merespons kebutuhan riil masyarakat.

Musda bukan semata ajang perebutan kekuasaan, tetapi harus dimaknai sebagai titik balik untuk memperkuat kembali posisi Partai Golkar di tengah masyarakat Pandeglang.

Dengan tata kelola yang terbuka dan sehat, kontestasi ini bisa menjadi ruang pembelajaran politik yang berharga. Harapannya, siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa Partai Golkar menjadi lebih solid, adaptif, dan benar-benar hadir sebagai solusi bagi rakyat. ***

Baca juga:  Pilkada 2024, Bawaslu Pandeglang Latih Ratusan Saksi Paslon

Komentar