Komisi I DPRD Pandeglang Monitoring ke Desa Pasir Jaksa, Wakil Ketua Dewan Fuhaira : Fokus Evaluasi Dana Desa dan Pelayanan Masyarakat

BANTEN72-  Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang melakukan kunjungan kerja untuk  monitoring ke Desa Pasir Jaksa , Kabupaten Pandeglang.

Monitoring yang dilakukan Komisi I DPRD dalam rangka pengawasan terhadap penggunaan dana desa serta evaluasi pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Fuhaira Amin menyatakan, bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari kemitraan antara Komisi I, Pemerintah Desa, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD).

Baca juga:  Anggota DPRD Pandeglang Ajak Semua Pihak Cintai Wisata dan Kuliner Lokal

“Kami turun langsung ke Desa Pasir Jaksa sebagai bagian dari monitoring. Pemerintah desa dan DPMPD merupakan mitra kerja Komisi I, sehingga kami perlu memastikan penggunaan dana desa tepat sasaran , serta mengevaluasi pelayanan masyarakat,” kata Fuhaira kepada Banten72.com , Rabu (28/5/2025).

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Penjabat (Pj) Lurah, jajaran pemerintah desa, perwakilan DPMPD, Ketua BPD dan Ketua BUMDes.

Baca juga:  Ratusan Paket Sembako Murah dari Relawan Des Ganjar Bantu Nelayan Pandeglang di Tengah Krisis Tangkapan

Dalam monitorig itu, lanjut Fuhaira , Komisi I memberikan arahan agar dana desa difokuskan pada program-program prioritas, terutama pembangunan infrastruktur dan kegiatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, seperti pengelolaan BUMDes untuk mendukung ketahanan pangan.

Menurut dia,  Desa Pasir Jaksa merupakan salah satu desa sampel yang dikunjungi, dan ke depannya akan dilakukan monitoring lanjutan ke desa-desa lain, khususnya yang belum mencapai target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atau yang menjadi atensi dari Inspektorat.

Baca juga:  Polres Pandeglang Bongkar Kasus Penimbunan 10 Ton BBM Bersubsidi Jenis Solar, Pelakunya 11 Orang

Komisi I juga menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi antara Pj Lurah, Ketua BPD, dan Ketua BUMDes.

“Mereka harus sering duduk bersama, berdiskusi dan berkomunikasi secara intensif agar tidak terjadi kesalahpahaman dan demi terwujudnya desa yang unggul,” tambahnya. (Bt72)***

 

Komentar