Belia Jayabaya Ajak Masyarakat Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Sebelum Anak Masuk SD

BANTEN72– Bunda PAUD Kabupaten Lebak, Belia Asyidiki Jayabaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebagai upaya meningkatkan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).

Menurut Belia, keberhasilan program tersebut tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan peran aktif masyarakat, termasuk komunitas literasi dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), yang memiliki kedekatan langsung dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

Baca juga:  Demi Keadilan, Ahli Waris Pasang Pelang Hak Kepemililan Lahan Sekolah 

“TBM menjadi mitra penting karena paling dekat dengan masyarakat. Selain menjadi tempat belajar, TBM juga dapat memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya pendidikan prasekolah sebelum anak masuk SD,” ujar Belia.

Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah merupakan bagian dari kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang dicanangkan pemerintah untuk memperkuat pendidikan anak usia dini serta meningkatkan kesiapan belajar anak sejak dini.

Baca juga:  Rektor UNMA Banten Prof. Dr. Andriansyah, M.Si, Sampaikan Pernyataan Sikap

Sementara itu, Ketua TBM Insan Mandiri, Suhenda, menyatakan komitmennya mendukung program tersebut melalui berbagai kegiatan, seperti literasi keluarga, membaca nyaring, permainan edukatif, serta pendampingan bagi orang tua.

Menurutnya, pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun kemampuan literasi, keterampilan sosial, serta pembentukan karakter anak sebelum memasuki pendidikan formal.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan komunitas literasi, diharapkan seluruh anak di Kabupaten Lebak dapat memperoleh akses pendidikan prasekolah yang berkualitas sehingga lebih siap mengikuti proses belajar di tingkat SD. (Bt72))***

Baca juga:  Warga Nelayan Lebak Keluhkan Kenaikan Harga BBM

Komentar