KKM 53 UNIBA Hadirkan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap

BANTEN72-Untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 53 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) memperkenalkan inovasi Alat Pembakaran Sampah Minim Asap (ASMA) kepada warga Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Inovasi ini menjadi jawaban atas persoalan lingkungan karena belum adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di desa tersebut. ASMA dirancang dengan sistem pembakaran berlapis dan sirkulasi udara optimal sehingga dapat mengurangi asap dan bau menyengat. Selain ramah lingkungan, alat ini juga berpotensi dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung kebersihan desa.

Baca juga:  Mahasiswa Uniba Gelar Gerak Ceria, Sehat Bersama, Hidup Bahagia Bersama Sanggar Family di Baros

Penanggung jawab Bidang Teknologi Tepat Guna KKM 53, Tia Hartanti, menyampaikan bahwa ASMA dihadirkan untuk memberikan solusi praktis bagi masyarakat. “Kami ingin memberikan cara pengelolaan sampah yang bersih, praktis, dan bisa diterapkan langsung oleh warga. Semoga ASMA ini bermanfaat dan dapat digunakan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Salah satu warga, Deden Aditya, juga memberikan apresiasi. “ASMA sangat membantu mengurangi polusi udara dari pembakaran sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan. Udara jadi lebih bersih, risiko penyakit akibat asap berkurang, dan sampah dapat dikelola dengan cara yang lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.

Baca juga:  Tim PKM Uniba Berikan Pelatihan AI dan Literasi

Melalui inovasi ini, KKM 53 berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat dan kualitas udara Desa Pangkalan tetap terjaga demi kesehatan bersama.*

Komentar