Ketua DPRD Pandeglang: Ramadan Momentum Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

BANTEN72- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pandeglang Tubagus Agus Khatibul Umam  menyampaikan makna dan pesan penting di balik ibadah puasa Ramadan. Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persatuan masyarakat.

Tubagus Agus Khatibul Umam menuturkan, bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri serta memperbaiki hubungan, baik dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

“Puasa Ramadan mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri. Lebih dari itu, Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kualitas iman dan memperkuat kepedulian terhadap sesama,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Baca juga:  Pilgub Banten, Tokoh Masyarakat Dukung Program Andra Soni Terkait Sekolah Gratis, Ini Sangat Mulia

Ia menjelaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemerintahan.

Sebagai pimpinan DPRD, ia berharap semangat Ramadan dapat mendorong seluruh unsur pemerintahan di Kabupaten Pandeglang untuk bekerja lebih amanah, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Semangat menahan diri dalam Ramadan juga harus dimaknai sebagai upaya menahan diri dari perbuatan yang tidak baik, serta memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Baca juga:  DPRD Pandeglang Sampaikan 9 Rekomendasi atas LKPj Bupati Tahun 2024, Tekankan PAD dan Pelayanan Publik

Selain itu, ia mengajak masyarakat Pandeglang untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial, terutama dalam membantu warga kurang mampu.

Menurutnya, tradisi berbagi seperti zakat, infak, dan sedekah harus semakin digalakkan agar manfaat Ramadan dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah selama bulan Ramadan, dengan meningkatkan toleransi, saling menghormati, serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Baca juga:  Bupati Hadir Paripurna LPP APBD 2022 Ditunda, Penyebabnya Jumlah Anggota Dewan Tidak Kuorum

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita isi dengan kegiatan yang positif, memperbanyak ibadah, serta menjaga persatuan dan kebersamaan demi kemajuan Pandeglang,” pungkasnya.

Dengan semangat Ramadan, diharapkan nilai-nilai spiritual dan sosial yang tumbuh selama bulan suci dapat terus terjaga, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari setelahnya. ***

Komentar