BANTEN72- Suasana duka menyelimuti rumah almarhum Tryana Sjam’un yang berlokasi di Puri Salakanagara, Kabupaten Pandeglang.
Hingga Minggu malam (11/1/2026) pukul 21.49 WIB, sejumlah warga serta keluarga besar almarhum mulai berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.
Di pintu gerbang rumah duka tampak terpasang dua karangan bunga sebagai ungkapan turut berduka cita atas wafatnya almarhum Tryana Sjam’un. Karangan bunga tersebut masing-masing dikirimkan oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Rektor Universitas Mathla’ul Anwar, Prof. Dr. Andriansyah, M.Si.
Kehadiran karangan bunga tersebut menjadi bentuk perhatian dan penghormatan dari para tokoh kepada almarhum yang dikenal luas di masyarakat.
Seperti diberitakan sebelumnya, kabar duka datang dari bumi Banten, seorang tokoh sentral pendiri sekaligus pejuang lahirnya Provinsi Banten, H. Tryana Sjamun tutup usia pada Ahad (11/1/2026) pukul 17.44 WIB di Rumah Sakit MMC, Jakarta.
Almarhum wafat pada usia 82 tahun. “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah suami, abah, dan kakek kami tercinta, Bapak H. Tryana Sjamun bin H. Masduki,” tutur Dea Putri keluarga yang merupakan cucunya almarhum.
Ia menyampaikan besok jenazah dibawa ke Kabupaten Pandeglang, yang bertempat Salaka di Cadasari.
“Janazah saat ini di Jakarta di rumahnya, besok jenazah dibawa ke Cadasari Pandeglang, di Salaka dimakamkan,” sambung Dea.
Sementara itu, ucapan duka dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan atas wafatnya almarhum. Ungkapan belasungkawa juga ramai disampaikan melalui media sosial atas kepergian tokoh pendiri Banten tersebut.
Semasa hidupnya , amarhum H. Tryana Sam’un merupakan tokoh sentral dan pelopor perjuangan pembentukan Provinsi Banten yang berasal dari Pandeglang.
Ia dikenal sebagai tokoh panutan yang visioner. Almarhum memiliki kesadaran kuat akan identitas, sejarah, dan potensi masyarakat Banten yang selama bertahun-tahun terpinggirkan dalam struktur pemerintahan Provinsi Jawa Barat.
Berangkat dari kecintaannya terhadap tanah Banten dan kepeduliannya terhadap kondisi sosial, budaya, serta pembangunan daerah, H. Tryana Sam’un menjadi salah satu penggagas utama lahirnya Provinsi Banten. (Bt72)***







Komentar