BANTEN72- Sebuah Gudang sembako Toko Sinar Jaya milik Djuwita warga Kampung Papanggo, RT 03/RW 02, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, ludes terbakar Senin malam (31/8/2023) sekitar pukul 19.00.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Menurut informasi warga menyebutkan kasus kebakaran tersebut diduga akibat sumber api berasal dari korsleting kendaraan Losbak milik korban yang berada dalam gudang tersebut.
Pemilik gudang sembako Djuwita , menyebutkan kejadian kebakaran itu pertama kali diketahui oleh seorang karyawannya bernama Isna.
Waktu itu, lanjut Djuwita sekitar pukul 19.00 karyawanya sempat mendengar suara keras seperti pecahan botol dari arah gudang. Karena penasaran, akhirnya pegawainya
Tidak lama kemudian karyawan bernama Isna itu langsung memeriksa ke dalam gudang sembako. Saat di dalam gudang Isna terkejut ada kendaraan Losbak milik korban terbakar.
“Ya, karyawan saya yang pertama mengetahui sumber api dari mobil losbak. Namun api dengan cepat membesar dan membakar gudang ini,” kata Djuwita.
Baca Juga:
- Bupati Pandeglang Dewi Setiani: Ramadan Ceria Kembangkan Bakat Anak di Bidang Seni dan Dakwah
- Agenda Muswil VI PPP Banten Berjalan Mulus, Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
- Sekda Pandeglang Asep Rahmat Maknai Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
- Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi Maknai Malam Lailatul Qadar sebagai Momentum Introspeksi dan Penguatan Iman
- KADIN Pandeglang Agendakan Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan
Ia mengatakan kendaraan yang terbakar akibat korsleting listrik itu mengeluarkan kobaran api. Sebab dalam kendaraan itu banyak barang mudah terbakar. Akibatnya api itu dengan cepat meludesi gudang sembako.
“Saya langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran, karena api mulai merambat ke atap dan dinding bangunan. Namun api mulai bisa dipadamkan oleh petugas Damkar dibantu kepolisian pada pukul 21.00 WIB,” katanya.
Djuwita menyampaikan akibat kebakaran mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. Barang berharga yang terbakar mulai dari satu unit mobil Losbak, sembako hingga bangunan gudang.
Meski demikian dirinya bersyukur dalam musibah kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama membenarkan adanya kejadian kebakaran sebuah gudang sembako yang berada di Kampung Papanggo. Saat kejadian, kata dia, pemilik gudang sembako itu yang langsung melaporkan ke petugas Damkar.








Komentar