FKDKM Taman Banten Lestari Adakan Takbir Keliling

TRADISI takbir keliling bagi Umat Islam di Indonesia sudah ada sejak abad ke-15, saat masa Kesultanan Demak. Namun ada juga yang menuliskan pada abad ke-13. Takbiran keliling dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan dan merayakan hari besar Islam. Tradisi ini berkembang pesat di seluruh wilayah Indonesia, menjadi momen yang dinantikan karena memberikan rasa kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut hari kemenangan.

Sejarah takbiran juga dihubungkan dengan kisah Nabi Ibrahim dan Siti Hajar, di mana mereka mengucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda syukur dan kegembiraan atas peristiwa penting dalam hidup mereka.

Takbir juga dikaitkan dengan peristiwa kemenangan Perang Badar yang diraih Nabi Muhammad SAW bersama 313 sahabat, di mana mereka mengucapkan takbir sebagai tanda kemenangan.

Baca juga:  Iduladha Momentum Berbagi dan Meneladani Nabi Ibrahim, Legislator PKS H. Hasanudin: Berkurban Wujud Kepedulian dan Keikhlasan

Meskipun di bawah penjajahan, tradisi takbiran tetap dilestarikan dan bahkan menjadi simbol perlawanan terhadap penjajah.

Takbiran keliling tetap menjadi bagian penting dari perayaan bukan hanya saat tiba Hari Raya Idul Fitri tapi juga pada saat datangnay Hari Raya Idul Adha di Indonesia, dengan berbagai variasi dan adaptasi sesuai dengan konteks budaya setempat.

Takbiran keliling menjadi ekspresi kegembiraan dan rasa syukur atas kemenangan setelah berpuasa.

Takbiran keliling juga merupakan bentuk syi’ar agama Islam dan memperkuat tali silaturahmi antar umat Islam.

Baca juga:  Demi Keamanan dan Ketertiban, Petugas Rutan Pandeglang Sidak Kamar Warga Binaan

Selain itu kalimat “Allahu Akbar” yang dikumandangkan dalam takbiran merupakan pengakuan atas kebesaran Allah SWT.

Takbir keliling pada malam hari raya di Banten khususnya di lingkungan Taman Banten Lestari Unyur Kota Serang juga sudah menjadi tradisi. Baik Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha bagi umat muslim di Taman Banten Lestari selalu menyambut Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban dengan mengadakan takbir keliling.

Pada tahun ini Forum Komunikasi Dewan Kesejahteran Masjid (FK DKM) se-Taman Banten Lestari  menyelenggarakan takbir keliling diikuti oleh masjid yang berada di lingkungan Taman Banten Lestari.

Sebagai ketua ketua pelaksana takbir keliling pada tahun ini diserahkan kepada DKM Masjid Al Ma’arij. Sebagai ketua pelaksana kegiatan malam takbiran Mahmudin mengatakan, kegiatan takbiran ini diikuti oleh seluruh masjid yang berada di lingkungan Taman Banten Lestari.

Baca juga:  Legislator Pandeglang H. Mulyadi Peduli Sektor Pertanian, Bagikan Subsidi Bibit  Untuk Petani

“Takbir keliling ini selain mengagungkan Asma Allah juga untuk menyambut Hari Raya Idul Adha, dan kegiatan setiap tahun dilakukan oleh FK DKM se-Taman Banten Lestari,” tuturnya di saat ditemui di Masjid Al Ma’arij Taman Banten Lestari.

Sementara itu Ketua Paguyuban RW se-Taman Banten Lestari, Syafrudin S,Ag. MPd. MM dalam sambutannya mengatakan, kegiatan takbir keliling ini selain untuk menjalin silaturahmu juga untuk menjaga ukuwah islamiah.*

 

Komentar