Dukung Disnakertrans Banten, Dewan Dorong Kolaborasi Vokasi, Industri, dan Pesantren

SERANG – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten tercatat  sebesar 6,64 persen Februari 2025 atau turun sebesar 0,38 persen poin dibanding Februari 2024.

Menurut Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Hasbi Sidik, dari angka statistik menunjukkan bahwa persentase pekerja berdasarkan pendidikan terdapat kenaikan untuk tingkat SMA/SMK.

“Dari angka itu, saya satunya melihat pekerja dengan tingkat SMA/SMK butuh sentuhan pelatihan vokasi,” kata Hasbi Sidik, Sabtu 6 September 2025 lalu.

Baca juga:  Jelang Nataru 2025, Disporapar Kabupaten Serang Pastikan Anyer Cinangka Aman Dikunjungi

Menurut dia, pendidikan atau pelatihan vokasi merupakan salah satu upaya  transformasi pendidikan agar lulusan diupgrade keterampilan sesuai kebutuhan industri.

“Dengan cara pelatihan kerja atau pendidikan vokasi pula, lulusan SMA/SMK bahkan tingkat pendidikan di bawahnya, bisa dibekali skill agar bisa membuka usaha sendiri,” katanya.

Untuk itu, dia mendukung program pelatihan yang digelar Disnakertrans Provinsi Banten di UPTD Latihan Kerja (Latker).

Baca juga:  ‎Kabupaten Serang melaju ke FLS3N Tingkat Nasional Jenjang SD

Hasbi bahkan mendorong agar program pelatihan diperbanyak untuk mendorong peningkatan keterampilan lulusan sebagai upaya menekan angka pengangguran.

Lebih lanjut dia mengatakan, perlu didorong ruang kolaborasi antara dunia usaha, pendidikan vokasi, dan program percepatan transformasi pesantren berbasis keterampilan kerja.

“Kolaborasi ini bertujuan menjembatani ketidaksesuaian antara pendidikan dengan kebutuhan industri,” ucapnya.

Dia berharap, program tersebut idapat menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi siap kerja, termasuk pesantren, khususnya lulusan dari SMK berbasis pesantren. (Adv) ***

Komentar