BPBD Kabupaten Serang Latih Masyarakat Gunakan APAR

BANTEN72 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang menyosialisasikan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) kepada masyarakat di Aula Kecamatan Pontang Kamis (31/7/2025). Kegiatan tersebut dilakukan agar masyarakat bisa menangani kebakaran secara mandiri sebelum petugas datang apabila terjadi kebakaran.

Dimana APAR tersebut merupakan bantuan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang sebagai bentuk percepatan penanganan perumahan kumuh.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Drs Ajat Sudrajat M.Si mengatakan sosialisasi tersebut merupakan kegiatan sinergitas antara DPRKP dengan BPBD. Dimana DPRKP memiliki program untuk perumahan kumuh yang salah satunya berupa bantuan APAR.

“Kalau diberikan APAR nya saja kita melihatnya sayang, nanti penggunaannya enggak bisa, hanya jadi pajangan. Kami punya beban moral untuk memberikan pengetahuan tentang penggunaan APAR tersebut,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui di Aula Kecamatan Pontang Kamis (31/7/2025).

Baca juga:  Dinas Pariwisata Komitmen Hadirkan Event Menarik untuk Kemajuan Pariwisata Banten

Ajat mengatakan karena merasa punya kewajiban memberikan pengetahuan untuk pencegahan kebakaran, maka pihaknya pun masuk mengadakan sosialisasi.

“Istilahnya ini P3K nya di kampung untuk membantu kita menangani kebakaran pada tingkat pertama tingkat dasar. Karena ada beberapa tempat yang tidak bisa dimasuki oleh mobil damkar, nah ini salah satu tugasnya,” katanya.

Ia mengatakan saat ini pemahaman masyarakat terkait penggunaan APAR masih sangat minim, oleh karena itu sosialisasi tersebut sangat penting.

“Jangankan di kampung, belum tentu di OPD juga pada tahu cara menggunakan APAR, saya juga kalau enggak di BPBD gak tahu. Jadi ini sangat positif, kalau di persentase sebagian besar belum paham,” katanya.

Baca juga:  Disnakertrans Awasi Permasalahan Ketenagakerjaan Perusahaan di Banten

Menurut dia kebanyakan kebakaran terjadi karena korsleting listrik alias human eror.

“Harapannya dengan kita memberikan sosialisasi, pencegahan dengan kita memberikan edukasi penggunaan APAR, kita punya mitra loh di tingkat terbawah membantu kita dalam pencegahan ataupun dalam menangani kebakaran. Karena Pos damkar ka jauh,” ucapnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Serang Boyatno S.Ip, M.Si mengatakan total ada 48 APAR yang telah diberikan DPRKP pada 8 kecamatan. Rinciannya Pontang ada 8 unit, Anyer 4 unit, Cinangka 7 unit, Mancak 4 unit, Tirtayasa 7 unit, Lebakwangi 7 unit, Petir 4 unit dan Jawilan 7 unit.

Baca juga:  Dinas Pariwisata Banten Gandeng Media dan Lembaga Stategis

Peserta sosialisasi di Pontang sendiri berasal dari kader Kecamatan Pontang dan Tirtayasa juga dari Lebakwangi.

“Masyarakat biasa, karena ini kan ada program percepatan perumahan kumuh dari Perkim. Di dalam indikator itu salah satunya adalah alat proteksi kebakaran. Makanya dipenuhi lah alat kebakaran,” ujarnya.

Oleh karena itu agar APAR itu berfungsi maksimal, BPBD melakukan sosialisasi agar tidak menjadi barang tidak bermanfaat.

“Kita ada praktek cara penggunaannya juga. Nanti untuk pengisian refill bisa kerja sama di tingkat desa, itu menjadi asetnya,” ucapnya.

Menurut dia program tersebut sangat bagus berupa kolaborasi antar OPD. Sedangkan bantuan APAR dari BPBD sendiri saat ini belum ada dan diharapkan bisa diberikan di perubahan. (Adv)***

Komentar