Anggota DPRD Pandeglang Andri Nurul Anwar: Strategi Jitu Genjot PAD di Tengah Keterbatasan Fiskal

BANTEN72– Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal, pemerintah dituntut tetap kreatif dan inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan oleh Pemkab Pandeglang adalah memetakan secara menyeluruh potensi sumber daya yang dimiliki daerah, khususnya di sektor pariwisata, kelautan, dan perikanan.

Pemetaan ini menjadi fondasi penting untuk mengetahui peluang riil yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan.

Baca juga:  Pilgub  2024, Ulama Banten Selatan Duetkan  Dimyati-Kaesang 

“Setelah potensi teridentifikasi, pemerintah dapat menyusun estimasi target pendapatan tahunan secara lebih terukur,” kata anggota Fraksi Golkar DPRD Pandeglang Andri Nurul Anwar, Senin (4/5/2026).

Menurut dia, upaya ini perlu didukung dengan pembangunan sistem pengelolaan keuangan yang efektif, transparan, dan akuntabel guna memastikan setiap potensi benar-benar berkontribusi terhadap PAD.

Selain itu, pemerintah juga perlu mengambil langkah taktis terhadap Satuan Tugas (Satgas) PAD yang sudah terbentuk. Satgas ini berfungsi memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pelaku wisata, perhotelan, rumah makan, hingga UMKM.

Baca juga:  Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Demokrat Pandeglang Gelar Baksos Bersihkan Jalan dan Terminal Kadubanen

“Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah sekaligus mendorong peningkatan pendapatan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan kombinasi strategi yang terarah dan kolaborasi yang solid, peningkatan PAD bukan sekadar target, melainkan tujuan yang realistis untuk dicapai. (Bt72)***

Komentar