Anggota DPRD Banten dari PKB Nawawi Ajak Semua Pihak Waspadai Pasca-Banjir di Pandeglang

BANTEN72– Anggota DPRD Banten dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) dapil Pandeglang Nawawi  Nurhadi mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan pasca-banjir yang melanda wilayah Pandeglang.

Menurut Nawawi, kondisi pasca-banjir harus menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan berbagai dampak lanjutan, mulai dari kemungkinan banjir susulan hingga ancaman wabah penyakit.

“Pasca banjir harus benar-benar diwaspadai. Kami khawatir terjadi banjir susulan dan juga potensi munculnya penyakit di tengah masyarakat,” ujar Nawawi, Jumat (10/4/2026).

Baca juga:  Didukung Ulama dan Kiai, Baliho Mr. Dim Calon Gubernur Meluas ke Tangerang-Banten

Ia menambahkan, kondisi cuaca yang masih ekstrem menjadi faktor utama yang perlu diantisipasi bersama oleh masyarakat dan pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan sih tidak lagi terjadi banjir susulan. Namun dengan cuaca ekstrem harus tetap diwaspadai,” katanya.

Selain itu, Nawawi juga mengapresiasi kerja cepat berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana banjir di Pandeglang. Ia menilai respons yang dilakukan sudah cukup sigap dalam membantu masyarakat terdampak.

Baca juga:  Bupati Dewi Setiani Jenguk Pasien di RSUD Berkah Pandeglang

“Saya mengapresiasi tim reaksi cepat dari BPBD dan KSB Pandeglang, serta aparat keamanan dari Polri dan TNI yang telah bergerak cepat saat terjadi banjir,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat terus terjaga guna meminimalisir dampak bencana ke depan. Nawawi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan guna mencegah munculnya penyakit pasca-banjir.

Baca juga:  DOB Kabupaten Cibaliung Harus Terwujud: Ini Penjelasan Dua Tokoh Kunci Bakor P2KC

Seperti diketahui, hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah Pandeglang menyebabkan

 empat kecamatan dikepung banjir , pada Kamis (9/4/2026)  sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan sejumlah wilayah permukiman warga terendam air dengan ketinggian hampir satu meter. (Bt72)***

Komentar