Angeun Lada Sajian Kuliner Khas Kabupaten Pandeglang Beraroma Semerbak Daun Walang

BANTEN 72 – Sajian kuliner berkuah pedas dilengkapi daging jeroan kerbau atau sapi ini menjadi kuliner khas dari Kabupaten Pandeglang.

Berkunjung atau berwisata ke Pandeglang, tidak lengkap rasanya jika tidak menikmati sajian kuliner yang sejak dulu sudah ada di Pandeglang.

Kuliner berkuah pedas itu namanya adalah Angeun Lada. Angeun lada berasal dari dua kata yaitu angeun yang artinya sayur dan lada yang artinya pedas, jika keduanya digabung maka memiliki arti sayur pedas.

Baca juga:  Motif Batik Kabupaten Lebak dan Filosofinya serta Ciri Khusus yang Membedakannya dengan Motif Batik daerah Lain

Bahan utama angeun lada bisa dari jeroan sapi, kerbau, kepala kerbau atau kambing dan ikan, sajian kuliner ini tentunya akan memanjakan lidah para pecinta makanan terutama yang suka pedas.

Aroma khas angeun lada ini berasal dari daun walang yang dicampurkan kedalam angeun lada. Daun walang umumnya banyak ditemukan di wilayah Pandeglang.

Baca juga:  Situ Lengkong di Ciamis Jawa Barat, Ziarah Religi yang Selalu Ramai Pengunjung

Bahan rempah yang digunakan untuk memasak angeun lada yaitu cabai merah, bawang merah, bawang putih, serai, salam, lengkuas, cabai kecil, kemiri, jahe, kunyit, kencur, merica dan tomat, serta jangan ketinggalan daun walang.

Di Pandeglang, angeun lada sering ditemukan pada hari raya Idul Fitri, namun kini sajian angeun lada bisa ditemui di tempat makan di Pandeglang yang menyediakan angeun lada.

Baca juga:  Pameran Beyond The Shapes, Bersatunya Perupa Iryanto dan RB Ali

Gimana warga sedulur Banten tertarik untuk mencicipi hidangan yang satu ini? Jangan lupa dateng ke Kabupaten Pandeglang yah, Bangga Buatan Indonesia.***

Komentar