BANTEN72 – Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026), organisasi dakwah Harakah Bakomubin Provinsi Banten menggelar acara Halal Bihalal 1447 H sekaligus Rapat Pleno. Acara yang mengusung tema “Mempererat Silaturrahmi, Saling Memaafkan, dan Menjaga Kebersamaan Umat” ini berlangsung hangat dan khidmat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPW Harakah Bakomubin Banten, Drs. H. Ahmad Rasim, M.Si., beserta jajaran pengurus dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Ahmad Rasim menjelaskan filosofi dan perkembangan organisasi. Ia menyampaikan bahwa Harakah diartikan sebagai pergerakan dakwah perubahan sosial-politik yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Sementara Bakomubin merupakan singkatan dari Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia wilayah Provinsi Banten.
“Kami sampaikan bahwa telah terjadi perubahan nomenklatur atau nama organisasi, yang semula hanya dikenal sebagai Bakomubin, kini resmi menjadi Harakah Bakomubin,” ujar Ahmad Rasim.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sesuai dengan instruksi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP), organisasi saat ini tengah melakukan langkah strategis berupa repositioning atau penataan ulang kepengurusan agar lebih solid dan efektif dalam berkarya.
Acara yang diikuti oleh sekitar 40 orang peserta ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) dan lembaga, di antaranya PERGUNU, Muhammadiyah, MUI, BKPRMI, serta Persatuan Pencak Silat Terumbu Banten. Kehadiran berbagai elemen ini memperlihatkan semangat persatuan dan kebersamaan antar umat beragama di Banten.
Sesi keagamaan diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh K.H. Unang Kosasih, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Harakah Bakomubin Kota Cilegon. Dalam ceramahnya, Kiai Unang mengajak para hadirin untuk meneladani keteguhan hati dan semangat Rasulullah SAW dalam menyebarkan risalah Islam.
“Kisah keteguhan Rasulullah sangat menginspirasi. Beliau tidak tergoyahkan meski ditawari harta, tahta, dan kenikmatan duniawi. Baginya, dakwah adalah jalan hidup. Beliau bahkan bersumpah, ‘Walaupun matahari diletakkan di tangan kanan dan bulan di tangan kiri, sungguh aku tidak akan pernah berhenti menyeru kepada kebenaran,’,” tegas Kiai Unang menirukan sabda Nabi yang penuh semangat.
Usai penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua MUI Banten, Dr. KH. A. Bazari Syam, M.Pd.I, yang sekaligus didaulat untuk memimpin doa penutup.
Dalam pesannya, Tokoh agama yang disegani ini mengingatkan pentingnya memanfaatkan momen kebersamaan untuk terus menebar kebaikan, bersikap bijak dalam menyikapi perbedaan, serta memiliki kearifan lokal dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Menutup rangkaian acara, Ketua MUI Banten memimpin doa bersama. Dalam doanya, beliau memohon agar silaturrahmi yang terjalin semakin erat, hati saling memaafkan, kebersamaan umat senantiasa terjaga sesuai tema acara, serta Harakah Bakomubin semakin berkembang dan membawa manfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa.*





Komentar