Stabilkan Harga , Bulog  Lebak-Pandeglang Distribusikan Sebanyak  2.900 Ton Beras

Selain itu  Perum Bulog mencanangkan program gerakan siap jaga harga pasar dengan stabilisasi pasokan harga pangan (SIGAP-SPHP) untuk memberdayakan penjualan sebanyak-banyaknya ke toko pengecer, pedagang retail, retail modern dan outlet binaan untuk memenuhi pasokan beras ke masyarakat.

 Saat ini, kata dia, harga beras di pintu gudang Bulog Lebak-Pandeglang Rp8.300 per  kilogram khusus bagi toko pengecer, pedagang retail, retail modern dan outlet binaan. Namun, para pedagang tersebut  menjual beras ke konsumen dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp9.450 per  kilogram. 

“Dengan penjualan secara maksimal program gerakan SIGAP-SPHP itu dipastikan harga beras stabil dan terjaga sehingga terjangkau bagi kalangan masyarakat,”ucap Umar.

Menurut dia ,Perum Bulog terus menjual beras langsung ke masyarakat melalui toko pengecer, pedagang retail, retail modern dan outlet binaan. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk ketersediaan beras di pasaran. Bahkan, kata dia Perum Bulog menggelontorkan 1.300 ton beras ke pedagang pengecer di Pasar tradisional Rangkasbitung dan Pasar Badak Pandeglang.

 Pedagang pengecer beras di pasar tradisional itu antara 30-40 kios per toko dan tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara rutin penebusan beras SPHP per minggu.

 “Kami menjamin persediaan beras melalui program gerakan SIGAP-SPHP relatif aman dan mencukupi hingga panen akhir tahun 2024 nanti,”tutur Umar. 

Ia menyatakan,Perum Bulog kini memaksimalkan monitoring SPHP beras ke pasar Rangkasbitung dan Pasar Badak Pandeglang.

Selain itu  pihaknya mengajak stakeholder untuk pengawasan bersama dengan pemerintah kabupaten, dinas ketahanan pangan, dinas perindustrian dan perdagangan, Satgas Pangan Kepolisian setempat.

Baca juga:  Perumdam Raih Juara Umum Anugerah Keterbukaan Informasi Publik

Komentar