Selama Ramadan, Wagub Banten Dimyati Natakusumah Blusukan Memburu Rumah Tak Layak Huni untuk Dibantu

BANTEN72 – Selama bulan suci Ramadan, Dimyati Natakusumah tidak hanya menghabiskan waktu kerjanya di Kantor Gubernur maupun menghadiri agenda-agenda formal pemerintahan. Wakil Gubernur Banten tersebut justru memiliki agenda khusus, yakni blusukan ke berbagai pelosok daerah untuk mencari rumah-rumah warga yang tidak layak huni guna mendapatkan bantuan perbaikan.

Mantan Bupati Pandeglang dua periode ini mengaku kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmennya untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, terutama di momentum Ramadan yang penuh berkah.

Baca juga:  Pedagang Pasar Tolak Penutupan Akses Jalan

“Kalau ada orang yang aktivitasnya memburu hantu, kita justru memburu rumah-rumah yang tidak layak huni untuk dibantu,” ujar Dimyati dengan nada berseloroh.

Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Ibu Timul di salah satu sudut wilayah di Provinsi Banten. Kondisi rumah tersebut memprihatinkan, terutama pada bagian atap yang sudah rapuh dan berisiko membahayakan penghuninya.

Saat tiba di lokasi, Dimyati langsung meninjau kondisi rumah dan berdialog dengan Ibu Timul. Ia memastikan bantuan yang diberikan dapat segera digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Baca juga:  Wakil Gubernur Banten Dimyati Kinjungi RSUD Labuan, Optimalkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

“Bu, ini saya bantu untuk perbaikan rumahnya. Ini juga ada tambahan untuk berobat ya, Bu,” kata Dimyati.
Dengan nada bercanda, ia menambahkan, “Awas ya, jangan dipakai beli motor,” ujarnya sambil tertawa, mencairkan suasana haru di rumah sederhana tersebut.

Dimyati menilai Ibu Timul sebagai sosok yang luar biasa. Meski hanya memiliki satu rumah warisan dari orang tuanya, rumah tersebut menjadi tempat berteduh sekaligus menghidupi enam orang anaknya.

Baca juga:  Euforia Street Fashion Week Edisi Kemerdekaan Ala Gabungan Seniman Ganjar dan CFW

“Beliau ini sangat luar biasa. Satu-satunya rumah warisan orang tuanya bisa menjadi tempat tinggal sekaligus menopang kehidupan enam anaknya. Jadi semua anak-anaknya tinggal di sini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan blusukan ini, Dimyati berharap semakin banyak warga kurang mampu yang tersentuh program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan kepedulian dan berbagi. (Bt72)***

Komentar