Roti Gulacir Khas Waringin Kurung Kabupaten Serang, Kuliner yang Bertahan hingga kini

BANTEN 72 – Roti Gulacir adalah salah satu kuliner ringan khas Waringin Kurung Kabupaten Serang yang bertahan hingga kini.

Kenapa dinamakan Roti Gulacir, karena produk roti dengan ciri khas bantat dan manis gula murni itu dibuatnya di Kampung Gulacir yang berada diwilayah Kecamatan Waringin Kurung.

Roti Gulacir mempunyai ciri khas yaitu terbuat dari tepung, gula pasir dan agak bantat tapi itulah ciri khas dari roti ini yang penggemarnya tersebar luas diseluruh Kabupaten Serang dan sekitarnya.

Baca juga:  RUU KUHAP Perkuat Peran Advokat dan Perlindungan HAM

Pembuatan roti ini turun temurun dari generasi ke generasi, menurut salah seorang pengrajin pembuatan Roti Gulacir mengatakan bahwa hanya orang di Kampung Gulacir yang bisa membuat roti jenis ini, karena kalau yang buatnya diluar Kampung Gulacir maka kemungkinan akan gagal dan kurang enak.

Pemasaran Roti Gulacir tersebar luas di pasar pasar sekitar Banten seperti Pasar Karangantu Kasemen, Pasar Waringin Kurung, Pontang, Cilegon dan lainnya.

Baca juga:  Ingin Menikmati Destinasi Kuliner di Pandeglang, Yu Mampir di Kopi Bakar Bapak Endut

Harga Roti Gulacir relatif murah hanya 2000 per potong di pasar pasar dan warung warung kecil hingga dengan harga semurah itu bisa bersaing dengan jenis roti roti yang di produksi di pabrik pabrik modern dan besar.

Kuliner Roti Gulacir akan tetap bertahan karena mempunyai rasa, tekstur khas yang tidak mungkin bisa ditiru oleh jenis jenis roti lainnya.

Mang Dawi asal Kasemen Kota Serang salah seorang penggemar Roti Gulacir mengatakan kepada Redaksi Banten 72 bahwa keunggulan roti ini selain harganya murah punya ciri khusus yaitu sengaja dibuat aga bantat hingga tepung terigudan gula pasirnya terasa gurih dan pas di lidah.

Baca juga:  Roadshow Kuliner Viral Indonesia di Cilegon Libatkan 200 UMKM, Dorong Kemandirian Ekonomi Lokal

“ Mamang mah sejak dulu suka Roti Gulacir karena pas di lidah terutama bila dipadukan dengan secangkir kopi hitam panas di pagi hari sebelum beraktifitas “ ujarnya bercerita kepada Redaksi Banten 72.*

Komentar