BANTEN72– Ratusan guru di Kabupaten Pandeglang antusias mengikuti pelatihan menulis yang digagas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring) di Pucuk Pare Coffee and Resto, Rabu (14/1/2026).
Pelatihan ini mendapat apresiasi langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Didin Fachrudin.
Menurut dia, kegiatan tersebut sangat strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PGRI Pandeglang yang telah menginisiasi pelatihan menulis bagi para guru. Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi pendidikan nasional serta diyakini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidik,” ujar Didin.
Ia berpesan agar para guru se-Kabupaten Pandeglang semakin aktif menulis. Ia menekankan bahwa karya tulis dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif sekaligus menjadi sarana pengembangan literasi di sekolah.
“Kemampuan menulis harus dimaksimalkan dan ditularkan kepada peserta didik. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dalam budaya literasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, Sutoto, menegaskan komitmen PGRI dalam meningkatkan profesionalisme, inovasi, dan kreativitas guru.
“Guru di Pandeglang merupakan pilar utama kemajuan daerah. Oleh karena itu, kualitasnya harus terus ditingkatkan, termasuk dalam bidang literasi dan jurnalistik,” kata Sutoto.
Ia menegaskan, bahwa PGRI akan terus memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan anggotanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“PGRI harus solid untuk membawa Pandeglang lebih maju dan pendidikannya semakin hebat. Dengan kekompakan guru, saya yakin berbagai tujuan, termasuk peningkatan kesejahteraan, dapat kita capai,” tandas Sutoto.
Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Pendidikan (LKKP) PGRI Kabupaten Pandeglang, Dr. Haristian, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
“Sebagian guru dan koordinator wilayah pendidikan hadir secara langsung, sementara mayoritas mengikuti secara daring karena kondisi cuaca yang kurang mendukung. Kami mengapresiasi partisipasi aktif para guru dan pengurus PGRI dalam menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya.
Ia juga mendorong para guru untuk terus menulis dan membagikan praktik baik di sekolah masing-masing.
“Tulisan para guru akan kami fasilitasi untuk dimuat pada rubrik yang telah disediakan. Harapannya, praktik baik tersebut dapat menginspirasi dan mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya. (Bt72)***







Komentar