Puluhan Turis Kunjungi Kasepuhan Karang

BANTEN72.COM – Sedikitnya 20 bule atau turis mancanegara dari berbagai negara berkunjung ke Kasepuhan Karang di Desa Jagaraksa, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, untuk mengetahui kultur serta budaya lokal.

“Kegiatan kunjungan lapangan (Field Visit) ke Kasepuhan Karang bertujuan untuk berbagi pembelajaran terkait proses mendorong, pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di Banten Kidul. Selain itu, kunjungan lapangan ini juga ingin melihat bagaimana masyarakat adat kasepuhan mengelola hutan dan wilayah adatnya,”kata Kepala Desa Jagaraksa, Wahid, disela-sela acara kunjungan wisatawan, Rabu (9/5/2023).

Baca juga:  Topang Perekonomian Warga,  Kades  Parumasan Genjot Pembangunan Infrastruktur 

Para wisatawan yang datang berkunjung, kata Wahid, seperti dari Meksiko, Nepal, Guatemala, Kanada,Brazil, Panama, kenya, Canadian, USA, Untuk organisasi lokal, serta dihadiri oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman), Walhi, dan KPA. Kami berharap, hasil dari kunjungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kasepuhan Karang, terutama dapat membantu kemajuan wilayah adat,”ujarnya.

“Dari hasil kunjungan para turis tersebut mereka , dimana para turis nantinya akan merekomendasikan baik ke dunia internasional,maupun negara indonesia, agar mendapatkan perhatian serius, guna menjaga dan melestarikan kebudayaan adat katanya.

Baca juga:  Perluas Dukungan, Gardu Ganjar Muda Gelar Deklarasi dan Turnamen Futsal di Kabupaten Tangerang

Sementara itu, salah seorang turis mancanegara asal Meksiko, Amer (23) mengaku pihaknya bersama rombongon dari Costa Rica, Nepal, Panama,Kenya, USA, Guatamala,Brazil,Canadian datang ka Kasepuhan Karang untuk mengetahui adat istiadat dari Kasepuhan Karang.”Ya seperti anda lihat kami sangat takjub dengan tradisi disini, disambut dengan tarian serta alat musik tradisional yang dimainkan sungguh sangat menakjubkan. Seperti di negara kami juga adapula tradisi seperti tarian namun jelas berbeda. Kami sangat senang berkunjung kesini,”katanya. ( Aswapi aman )

Baca juga:  Pengusaha Dermawan asal Lebak Gelar Khitanan Masal

Komentar