PGMI Raya Dukung Program Sekolah Gratis, Deden: Perluas Akses Pemdidikan di Banten

BANTEN72- Ketua Persatuan Guru Madrasah Indonesia Raya (PGMI Raya) Banten Deden M Fatih menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi yang resmi membuka kuota 30 ribu program sekolah gratis  atau PSG untuk jenjang pendidikan Madrasah Aliyah (MA).

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan menengah berbasis keagamaan bagi masyarakat.

“Iya , PSG ini sangat bagus untuk memperluas akses pendidikan tidak saja gratis tingkat SMA, SMK dan Sekolah Khusus (SKh) namun juga menyentuh jenjang MA,” kata Deden.

Baca juga:  Anggota DPRD Banten H. Nawawi Ajak Masyarakat Semarakkan HUT ke-80 RI dengan Semangat Indonesia Maju

Dalam keterangannya, Ketua PGMI Raya menyebut program tersebut sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pendidikan madrasah.

“Kami mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi yang telah membuka kuota 30 ribu sekolah gratis untuk Madrasah Aliyah. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan anak-anak kita, terutama dari keluarga kurang mampu, tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi orang tua, tetapi juga menjadi dorongan penting dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan di tingkat menengah. Ia menilai, pendidikan di Madrasah Aliyah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter dan berakhlak.

Baca juga:  Plafon  Gedung Wakil Rakyat Pandeglang Rusak dan Berlubang

Deden berharap agar program ini diikuti dengan penguatan kualitas sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta sistem pengawasan yang transparan agar pelaksanaannya tepat sasaran.

“Kami berharap program ini berjalan secara akuntabel dan berkelanjutan. Jangan hanya berhenti pada kuota, tetapi juga dibarengi peningkatan mutu pembelajaran,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dan mendukung penuh implementasi kebijakan tersebut, termasuk melalui penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Baca juga:  Jelang HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Kota Multatuli Dibanjiri Bendera Merah Putih

Kebijakan pembukaan 30 ribu kuota sekolah gratis ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan madrasah dan diharapkan mampu menciptakan pemerataan akses pendidikan yang lebih luas di seluruh wilayah provinsi. (Bt72)***

Komentar