Pembangunan Sekolah Rakyat di Berbagai Wilayah Dikebut

BANTEN72 – Pemerintah terus memacu pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional. Program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Kementerian Pekerjaan Umum mencatat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota. Program tersebut diproyeksikan mampu menampung lebih dari 112 ribu siswa dalam ribuan rombongan belajar. Selain memperluas akses pendidikan, pembangunan ini juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja konstruksi di berbagai daerah.

Baca juga:  Peluncuran Koperasi Merah Putih Wujudkan Indonesia Lebih Sejahtera

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan percepatan pembangunan dilakukan agar fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun kualitas manusia Indonesia.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” ujar Dody.

Ia juga menekankan bahwa seluruh unsur di Kementerian PU dilibatkan melalui pembentukan Satuan Tugas khusus agar pembangunan dapat selesai tepat waktu.

“Semua direktorat jenderal di Kementerian PU terlibat untuk memastikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II berjalan sesuai target. Ini bukan hanya program prioritas pemerintah, tetapi juga bagian dari upaya pengentasan kemiskinan melalui pendidikan,” kata Dody.

Baca juga:  Pemerintah Perkuat Tata Kelola Program Magang Nasional 2026

Sejumlah BUMN karya turut mendukung percepatan pembangunan tersebut. Salah satunya PT Nindya Karya yang mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, melalui optimalisasi pekerjaan konstruksi dan penguatan koordinasi teknis.

Project Director PT Nindya Karya, Bayu Apriyadi, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung program strategis pemerintah di sektor pendidikan.

“Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri dapat selesai tepat waktu sesuai target pemerintah. Ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pemerataan pendidikan nasional,” ujar Bayu.

Baca juga:  Anggota DPRD Pandeglang Tubagus Udi Juhdi Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat Gubernur Banten

Hal serupa dilakukan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Cilacap, Jawa Tengah. Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyebut percepatan proyek dilakukan melalui penguatan tenaga kerja, ketersediaan material, dan koordinasi intensif di lapangan.

“WIKA terus melakukan percepatan untuk memastikan Sekolah Rakyat Cilacap dapat diselesaikan sesuai target pada 20 Juni, dengan kualitas terbaik dan hasil yang optimal,” pungkas Ngatemin.*

Komentar