Mendukung Daya Tarik Wisata melalui Cinta Satwa

BANTEN72 – Setelah melakukan ground breaking program penanaman sejuta pohon di IKN yang bertepatan dengan perayaan HUT RI ke-80 lalu, kini Yayasan Konservasi Satwa dan Lingkungan (KSL) meluncurkan program keduanya yang bertajuk “Cinta Satwa”.

Program ini ditujukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat industri pariwisata melalui pemberdayaan wisata berbasis komunitas. Dalam hal ini, Yayasan KSL membina para komunitas pecinta satwa dan memperkenalkannya kepada turis-turis mencanegara.

Baru-baru ini, Yayasan KSL kembali menerima kunjungan sejumlah turis dari Amerika, Kolombia dan Spanyol dalam kegiatan interaksi lintas budaya yang diselenggarakan pada tanggal 28-31 Agustus 2025 di Banten.

Baca juga:  Inilah Manfaat Minum Rendaman Air Ketumbar, Salah Satunya buat Kesehatan Jantung

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan satwa eksotik Nusantara sekaligus memberikan edukasi tentang konservasi. Melalui kegiatan workshop dan atraksi tersebut, para turis luar negeri dapat belajar mengenali jenis-jenis satwa liar dan merasakan langsung pengalaman berinteraksi secara dekat dengan mereka.

Selain itu, para pelancong mancanegara ini juga mendapatkan materi pelajaran tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa dan lingkungan sebagai tempat habitat asli mereka. Kegiatan workshop dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Fauzi Ridwan.

Baca juga:  Kuliner Khas Kabupaten Lebak Banten

Menurut Dr. Suyanto Mahdiputra, dengan adanya kunjungan turis asing ini kita dapat memperkenalkan keaneka ragaman hayati dan sekaligus mempresentasikan kekayaan budaya bangsa.

Salah satu atraksi yang paling dikagumi oleh sebagain turis asing adalah atraksi bermain dengan ular kobra. Melalui permainan ini, mereka mendapat pengenalan dan pengalaman cara menaklukkan satwa liar berbisa yang ternyata dapat diajak bermain dan berkomunikasi.

” Satwa liar memang berbahaya, tetapi dengan teknik komunikasi tertentu mereka bisa menjadi teman bermain yang baik. Untuk itu, kita harus menjaga kelestarian habitat dan lingkungan hidup mereka agar keberadaan mereka dapat tetap disaksikan oleh anak cucu kita” ujar tokoh lulusan Inggris ini.

Baca juga:  Rekomendasi 10 Tempat Wisata Romantis Terbaik di Bandung

Acara workshop ditutup oleh Ketua Yayasan KSL, Boyatno yang dengan berapi-api menyampaikan komitmennya untuk memperluas jangkauan kegiatan seperti ini dengan mengundang lebih banyak turis dari berbagai negara.

” Melalui program Cinta Satwa, mari kita bangun persahabatan antar bangsa untuk kelestarian bumi kita” kata pemuda Banten yang akrab disapa Bobo.***(B.06)

Komentar