Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Banten Ahmad Syaukani Hadir Pembukaan POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI Tahun 2025

BANTEN 72 – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Banten, Dr. H. Ahmad Syaukani, M.Si, menghadiri pembukaan POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI Tahun 2025.

Kehadiran Dr. H. Ahmad Syaukani, M.Si, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kemajuan olahraga pelajar dan penyandang disabilitas di Tanah Air.

Pembukaan POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI Tahun 2025 berlangsung di Gedung Velodrome Jakarta pada Minggu, 2 November 2025.

Acara bergengsi tingkat nasional tersebut dibuka langsung oleh Wakil Menteri KEMENPORA RI, Taufik Hidayat, dan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia.

Baca juga:  Dinas Pariwisata Komitmen Hadirkan Event Menarik untuk Kemajuan Pariwisata Banten

Dalam POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI Tahun 2025 tersebut, Provinsi Banten mengirim kontingen Popnas sebanyak 282 atlit dan Peparpenas sebanyak 38 atlet.

Untuk diketahui, ratusan kontingen Banten bakal bersaing dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) tahun 2025 di Jakarta Sabtu-Senin, 1-10 November 2025. Meraka yaitu 282 peserta untuk POPNAS dan 46 peserta PEPARPENAS.

Baca juga:  Dishub Kabupaten Serang Siap Bantu Tertibkan Truk ODOL

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani mengatakan, para atlit itu berkompetisi pada 19 cabang olahraga di POPNAS dan 4 cabang olahraga di PEPARPENAS. Ditargetkan pretasi yang didapat naik peringkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dia optimis kontingen asal Provinsi Banten bisa tampil maksimal. Menurutnya peluang untuk bisa naik peringkat sangat terbuka. Terlebih persiapan untuk menghadapi POPNAS dan PEPARPENAS dilakukan secara matang.

Baca juga:  Kepala UPTD Latker Disnakertrans Banten Berikan Motivasi Kepada Peserta Pelatihan Kerja Gelombang III

“Semua cabor punya peluang, tergantung bagaimana mereka tampil nanti di arena. Kita optimistis. Kalau dari persiapan, mereka sudah siap. Sekarang tinggal menjaga mental. Kadang di latihan bagus, tapi saat bertanding bisa tertekan karena grogi. Nah itu yang terus kita latih,” katanya.*

Komentar