dr. Juwita Wulandari, Ketua DPRD Lebak yang Konsisten Membela Aspirasi Rakyat

BANTEN72 – dr. Juwita Wulandari, politisi perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Lebak, terus menunjukkan dedikasinya dalam dunia politik dengan tekad kuat untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak periode 2024–2029, dr. Juwita memiliki posisi strategis dalam mendorong perubahan kebijakan yang pro-rakyat. Kepemimpinannya tak hanya menunjukkan ketegasan dalam mengambil keputusan, tetapi juga kepekaan sosial terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai lapisan.

Baca juga:  Anggota Komisi III DPR Dimyati Usulkan Percepatan DOB di Pandeglang dan Lebak

Dengan latar belakang pendidikan kedokteran, Juwita membawa pendekatan humanis dan empati dalam menjalankan tugas-tugas legislatifnya. Ilmu dan pengalamannya sebagai tenaga medis menjadikan dirinya lebih memahami permasalahan kesehatan dan sosial yang kerap dihadapi oleh warga, khususnya di daerah pedesaan yang minim akses layanan.

Istri dari H. Deden Mochamad Fatih ini juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat. Dikaruniai empat orang anak—dua putra dan dua putri—Juwita tetap aktif menyambangi konstituennya di berbagai wilayah, mendengar keluh kesah mereka, serta memperjuangkan solusi konkret melalui jalur parlemen.

Baca juga:  Legislator Perempuan PPP Hj. Jahronah Aktif Turun ke Masyarakat, Serap Aspirasi Warga di Dapil

Tak hanya saat kampanye, kehadiran Juwita di tengah-tengah masyarakat terus konsisten. Hal inilah yang membuatnya memiliki basis dukungan akar rumput yang kuat, khususnya di daerah pemilihannya. Banyak program pembangunan yang berhasil ia dorong, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur desa, hingga pemberdayaan perempuan dan UMKM.

Kepiawaiannya dalam berpolitik dibarengi dengan gaya kepemimpinan yang komunikatif dan terbuka. Ia juga aktif menjalin sinergi dengan eksekutif, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

Baca juga:  Hadapi  Pemilu, KPU  Pandeglang Bimtek 300 PPK dan PPS

Konsistensi dan keberpihakan dr. Juwita Wulandari terhadap kepentingan publik membuatnya menjadi salah satu figur perempuan inspiratif di kancah politik daerah. Ia menjadi simbol perubahan bahwa politik bisa dijalankan dengan hati nurani, keberanian, dan kepedulian.(Bt72)***

Komentar