BANTEN72 – Dalam ajaran Islam kebersihan merupakan hal yang penting. “Kebersihan adalah sebagian dari iman” adalah hadis yang sangat populer. Artinya, menjaga kebersihan, baik fisik maupun spiritual, adalah bagian penting dari praktik keimanan seorang muslim. Hadis ini merupakan ajaran dari Nabi Muhammad SAW, yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dalam berbagai aspek kehidupan.
Dalam konteks kebersihan fisik, ini meliputi kebersihan diri, pakaian, lingkungan sekitar, dan tempat ibadah.
Kebersihan spiritual mencakup kebersihan hati dan akal. Hati harus dijaga dari penyakit-penyakit seperti syirik, sombong, dan riya. Akal harus dijaga dari kebodohan, yang dapat dicapai melalui belajar dan mencari ilmu.
Kebersihan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Ini bukan hanya tentang menjaga kebersihan secara fisik, tetapi juga tentang menjaga kebersihan hati dan pikiran. Kebersihan menjadi bagian dari ibadah, seperti sholat yang harus dilakukan dalam keadaan suci.
Menjaga kebersihan, baik fisik maupun spiritual, adalah manifestasi dari iman seorang Muslim. Orang yang beriman akan berusaha untuk hidup bersih, baik dalam tindakan, perkataan, maupun dalam pikiran dan hati.
Dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kebersihan terlihat dalam kegiatan seperti wudhu sebelum sholat, membersihkan rumah, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Intinya “Kebersihan adalah sebagian dari iman” adalah pengingat penting bagi setiap Muslim untuk selalu menjaga kebersihan dalam segala aspek kehidupan. Ini adalah manifestasi dari keimanan dan merupakan bagian penting dari praktik Islam yang sejati.
Untuk selalu menjaga kebersihan tempat ibadah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Serang menyelenggarakan lomba masjid sehat dan bersih tingkat Kota Serang.
Drs. H. Komar, M. Si penanggung jawab lomba mengatakan, kegiatan lomba masjid sehat dan bersih tingkat Kota Serang bersifat lokal, tidak ada di tingkat provinsi, maupun nasional. Ini merupakan bagian dari program kerja DMI Kota Serang yang dilaksanakan rutin pada setiap tahunnya.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan masjid sekaligus memberikan motivasi kepada para ketua DKM se Kota Serang supaya ada daya saing dalam pengelolaan masjid,” ujarnya saat penilaian lomba di Masjid Al Maarij Taman Banten Lestari Unyur Kota Serang belum lama ini.
Komar menambahkan, pada setiap tahunnya ada 6 masjid terbaik hasil pemilihan di tingkat kecamatan masing masing. Adapun kriteria mengikuti standar yang telah ditetapkan dalam perdirjen 802/2014, tentang standarisasi pengelolaan masjid.
Dalam penilaian lomba masjid sehat dan bersih tahun ink sebagai panitia penyelenggara H. Komar sebagai penanggung jawab, H. Sururi Sidik sebagai ketua pelaksana, H. Mahyudi Yusuf sebagai sekterataris, H. Hanafi sebagai bendahara, Sri Yulia Handayani menangani bidang sarana.
Sementara itu untuk tim penilaian H. Mukhriji sebagai ketua tim penilai, Reza Apriana M sebagai sekretaris tim, Hj. Ratu Imas Farida, Joheriyah, Hj. Pipin Sowanah, dan Hj. Endang sebagai angota.
Ustadz Ahmad Taufik selaku Ketua DKM Masjid Al-Ma’aarij mengatakan dengan adanya lomba masjid sehat dan bersih dari tim DMI Kota Serang membawa motifasi buat saya. “Kami Insya Allah untuk terus berbenah, mudah-mudahan kedepanya Al-Ma’aarij bukan hanya untuk ibadah saja, tapi bisa mensejahterakan warga dan jamaah. Terus menyantuni yatim dan duafa, punya UMKM, koprasi dan sebagainya. Insya Allah, amin,” pungkasnya yang didampingi pengurus lain diantaranya, Rahmat, De Rustam, Mahmudin, Uda Mukhlis, Andi, Budi, TB Mauludin, dan Anto.*





Komentar