SERANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten melalui UPTD Latihan Kerja menggelar pelatihan tata rias wajah (makeup) selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengurangi angka pengangguran sekaligus membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha.
Kepala Seksi Pelatihan UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten, Dini Andriani, menjelaskan bahwa pelatihan ini dipilih berdasarkan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat terhadap keterampilan makeup.
“Yang pertama, tujuan kegiatan ini adalah mengurangi angka pengangguran. Yang kedua, dengan memberikan kompetensi keahlian diharapkan minimal bisa bermanfaat bagi diri sendiri, dan kita harapkan juga bisa membuka wirausaha,” ujarnya.
Dini menambahkan, tren rias wajah saat ini semakin meluas di berbagai kalangan, mulai dari anak-anak taman kanak-kanak hingga mahasiswa, sehingga pelatihan ini dinilai relevan dengan kebutuhan pasar.
“Memang trennya sekarang makeup, ya. Dari mulai tingkat TK sampai kuliah sekarang kan perlu makeup. Sepertinya memang ini yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini,” katanya.
Pelaksanaan dan Materi Pelatihan
Pelatihan berlangsung setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pada hari pertama, peserta mendapatkan pengenalan berbagai bahan makeup dan tutorial penggunaannya. Setelah materi, peserta langsung mempraktikkan teknik yang diajarkan.
Di hari kedua, peserta berlatih merias wajah orang lain secara bergantian, dengan tujuan agar mampu memberikan layanan rias profesional kepada pelanggan. Sementara pada hari ketiga, peserta diminta merias wajah sendiri dengan durasi waktu tertentu, sebagai bentuk uji keterampilan yang telah dipelajari.
Selama pelatihan, panitia menyediakan berbagai fasilitas pendukung, antara lain konsumsi (snack dan makan siang), transportasi selama kegiatan, serta bahan-bahan makeup untuk praktik. Semua fasilitas diberikan tanpa biaya tambahan agar peserta dapat fokus pada proses belajar.
Dini berharap pelatihan ini juga bisa menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mandiri secara ekonomi.
“Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini, mereka bisa membuka usaha sendiri. Karena kalau sudah makeup lagi, makeup lagi, makeup lagi, kan jadi terbiasa dan terampil,” pungkasnya.
Dengan bekal keterampilan yang sesuai tren pasar, pelatihan ini diharapkan mampu mencetak calon perias profesional dan membuka peluang wirausaha baru di Provinsi Banten. (Adv)***







Komentar