BANTEN72- DPD Golkar Kabupaten Pandeglang satu dari lima DPD kabupaten/kota di Banten yang belum melaksanakan musyawarah daerah (Musda).
Jadwal Musda Pandeglang masih menunggu usulan resmi dari DPD Golkar Kabupaten Pandeglang kepada pengurus provinsi.
Batas akhir pelaksanaan Musda Golkar untuk tingkat kabupaten/kota ditetapkan hingga 31 Desember 2025.
Sekretaris DPD Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum menjelaskan, bahwa penentuan jadwal Musda berada di masing-masing DPD kabupaten/kota. Hingga kini, Pandeglang belum mengajukan tanggal.
“Pandeglang belum mengusulkan tanggal ke provinsi. Jadi kami serahkan kepada mereka. Yang penting Musda digelar sebelum 31 Desember 2025,” kata Ulum seperti dikutip dari laman Kabar Banten.com, Jumat 14 November 2025.
Ulum menegaskan, Musda tidak boleh melampaui tahun 2026.
“Walaupun SK DPD Pandeglang sampai 2026, harapan kita 31 Desember semuanya sudah selesai,” katanya.
Ia mengungkapkan, bahwa sudah ada komunikasi informal dengan DPD Pandeglang terkait rencana Musda. Saat ini, mereka hanya menunggu momentum pleno internal untuk menetapkan tanggal, waktu, dan tempat sebelum diusulkan ke DPD provinsi.
Ketua DPRD Kabupaten Serang itu memastikan tidak ada kendala berarti dalam perencanaan Musda Pandeglang.
“Kalau 31 Desember belum terlaksana, baru boleh ditanya kendalanya. Sekarang masih ada waktu sekitar satu setengah bulan, jadi masih aman,” ujarnya.
Hingga saat ini, baru tiga daerah yang telah menuntaskan Musda, yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kota Tangerang.
“Baru tiga yang sudah Musda, lima lagi belum,” tambahnya.
Muncul Sosok Kader Golkar Tubagus Agus Umam
Terkait sosok bakal calon ketua DPD Golkar Pandeglang, Ulum menyebut belum ada yang terkonfirmasi karena pendaftaran belum dibuka.
“Kalau jadwalnya sudah ada, baru muncul tuh calonnya,” katanya.
Namun, pihaknya tidak menampik dengan kabar munculnya nama Ketua DPRD Pandeglang dari Fraksi Golkar Tubagus Agus Khatibul Umam.
“Informasinya begitu. Kita lihat saja nanti saat Musda digelar,” ujarnya.
Ia berharap Musda di seluruh daerah berlangsung dengan musyawarah mufakat dan menghasilkan keputusan yang solid.
“Tidak harus si A, si B, atau si C. Yang penting Musda berjalan kondusif, mufakat, dan setelahnya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Ulum menambahkan, Golkar memiliki banyak stok kader mumpuni di semua tingkatan. Ketika ditanya soal kemungkinan Fitron Nur Iksan maju, ia menyebut belum ada informasi resmi.
Ketua DPD Golkar Banten, Andika Hazrumy menegaskan , Musda Pandeglang masih menunggu pengajuan resmi dari DPD Pandeglang. Selain Pandeglang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan juga belum mengirimkan usulan.
“Yang sudah fix baru Kota Serang dan Kota Cilegon di November ini,” ujarnya. (Bt72)***








Komentar