BANTEN72– Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, secara resmi membuka kegiatan Semarak Ramadan 2026 yang diselenggarakan BAZNAS Provinsi Banten di Mall of Serang (MoS), Sabtu (21/2/2026).
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wagub Banten yang didampingi Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. H. Wawan Wahyuddin, M.Pd, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten, H. Tubagus Rubal Faisal.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan sejumlah kerja sama antara BAZNAS Banten dengan beberapa mitra strategis, yakni Mall of Serang, Bank BJB Syariah Serang, RS Seruni, dan Kabar Banten. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Provinsi Banten.
Minta Respons Cepat Bantu Masyarakat
Dalam sambutannya, Dimyati menegaskan agar BAZNAS Banten menjadi lembaga yang memiliki kemampuan respons cepat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Di mana pun melihat ada masyarakat yang perlu segera dibantu, saat itu juga harus dibantu,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta Biro Kesra untuk segera mendata jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Banten guna mengoptimalkan potensi pengumpulan zakat dari kalangan aparatur.
“Tolong didata berapa jumlah ASN maupun PPPK, sehingga diketahui potensi pengumpulan zakat dari ASN Pemprov Banten saat ini,” ujarnya.
Target Pengumpulan Zakat Rp35 Miliar
Sementara itu, Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pihaknya menargetkan pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah mencapai lebih dari Rp35 miliar.
“Target ini meningkat dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai lebih dari Rp33 miliar,” ungkapnya.
Menurut Wawan, momentum Ramadan menjadi waktu yang sangat strategis untuk menggerakkan kesadaran masyarakat dalam berzakat. Karena itu, pihaknya akan menggencarkan kampanye zakat secara masif melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial, website, hingga media massa.
“Kami masifkan gerakan zakat melalui berbagai media sosial, website, dan media massa agar partisipasi masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya. (Bt72)***








Komentar