SDN Cilegon 4 dan 01 Juara 1 di Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

BANTEN72 – Lomba Tunas Bahasa Ibu (FTBI) adalah festival yang diadakan oleh Badan Bahasa Kemendikbudristek untuk melestarikan bahasa daerah di Indonesia melalui kompetisi bagi siswa SD dan SMP. Ajang ini meliputi berbagai mata lomba seperti mendongeng, berpidato, menyanyi, membaca puisi, menulis cerita pendek, dan membaca aksara daerah, dengan tujuan membangkitkan rasa bangga dan cinta generasi muda terhadap budaya dan identitas bangsa mereka. Festival ini diadakan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota untuk mewakili bahasa daerah yang berbeda.

Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) untuk tingkat Kota Cilegon bertempat di SDI Al-Azhar 40 Cilegon pada 1 November 2025.

Dalam lomba FTBI tingkat Kota Cilegon untuk lomba ngebodor dewekan kali ini juara satu direbut oleh Robbi Syamil Vandasky  perwakilan dari SDN Cilegon 4 dan untul lomba ngedongeng diraih oleh Muhammad Tsaqib Qolbi perwakilan dari SDN Cilegon 01.

Baca juga:  PAN Bantu Pangan Untuk Rakyat: Mantapkan Konsolidasi dan Strategi Kemenangan di Bumi Banten

Guru pendamping SDN Cilegon 4, Isma Atul Fazriyah, S.Pd, mengatakan, Alhamdulillah anak didik kami mampu meraih juara 1 dalam perlombaan ngebodor dewekan, tentunya dengan proses yang tidak instan tentunya.

“Secara keseluruhan, proses latihan berjalan lancar meskipun penuh tantangan. Kami belajar banyak tentang kerja sama antara pelatih dan siswa, disiplin, dan pantang menyerah. Semangat yang tetap terjaga hingga hari H. Apa pun hasilnya kami akan tetap bangga dengan proses latihan yang telah kami jalani bersama,” jelas Isma.

Ia menambahkan, tak lupa kami sangat berterima kasih kepada Bunda Ferra yang luar biasa membimbing dengan sangat sabar, tegas, mengayomi. Memberikan kasih sayang yang penuh untuk anak kami sehingga timbul rasa kekeluargaan di antara pelatih, anak-anak tentunya dengan murid dari sekolah lain juga serta guru.

Robbi Syamil Vandasky berharap dengan prestasi yang didapat sampai saat ini mudah mudahan memudahkan bisa masuk ke sekolah SMP yang diinginkan dan juga dapat melestarikan bahasa ibu. “Saya seneng mengikuti lomba bodoran dewek. Walaupun capek, tapi ada yang lebih membuat senang dengan adanya hadiah ditambah sertifikat buat masuk SMP,” ujarnya.

Baca juga:  Malam Ini, Wagub Banten Dimyati Dijadwalkan Safari Ramadan di Masjid Agung Ar-Rahman Pandeglang

Semantara, Muhammad Tsaqib Qolbi, siswa kelas 4 SDN Cilegon 01 juara terbaik 1 dalam lomba ngedongeng mengatakan, saya merasa sangat bersyukur karena berhasil meraih juara terbaik 1 dalam lomba ngedongeng pada ajang FTBI tingkat Kota Cilegon Tahun 2025.

Guru pendamping SDN Cilegon 01, Kiki Trisna Mukti, S.E., M.M., menambahkan, saya melihat bahwa Tsaqib adalah peserta didik yang luar biasa semangatnya dalam mengikuti lomba. Ia berlatih dengan tekun, tidak mudah menyerah, dan selalu menunjukkan kegigihan dalam setiap proses latihan. Meskipun sempat menemui kesulitan dalam menggunakan bahasa Nalek, Tsaqib terus berusaha hingga mampu tampil dengan percaya diri dan hasil yang membanggakan.

Baca juga:  DPP PKS Resmi Terbitkan Rekomendasi Untuk Dimyati Natakusumah Sebagai Bakal Calon Gubernur Banten 2024  

Pelatih lomba yang anak didiknya sering menjadi juara, Ferra Hasmawati turut menambahkan, saya bersyukur dalam segala hal masih diberi amanah oleh sekolah hingga hari ini. Dalam berproses mengikuti lomba FTBI ini tentunya tidak mudah. Karena menggunakan bahasa ibu atau bahasa daerah dan bagi anak-anak pasti ada kendala dan juga kesulitan. “Namun saya bersyukur dikelilingi oleh kepala sekolah, guru pembimbing, wali murid yang supportnya luar biasa.” ujar Ferra Hasmawati yang akrab dipanggil Bunda Ferra.

“Alhamdulillah kali ini saya diamanahi melatih dua mata lomba yaitu mendongeng dan ngebodor dewekan. Jujur untuk lomba ngebodor dewekan ini pertama kali saya mencoba untuk melatih dan tentunya hanya nekad dan tekad yang saya punya sekali lagi saya bersyukur anak-anak didik kami bisa mendapatkan juara 1,” pungkas Ferra. *

Komentar